Main Agenda: Pemkab Bogor: Penertiban parkir liar di Pakansari efektif turunkan pelanggaran
Pemkab Bogor: Penertiban Parkir Liar di Pakansari Efektif Turunkan Pelanggaran
Kabupaten Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan bahwa kegiatan penertiban parkir liar di kawasan Gelora Pakansari telah berhasil menurunkan pelanggaran hingga tinggal sekitar 5 persen. Dadang Kosasih, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, mengungkapkan penurunan pelanggaran menunjukkan peningkatan kesadaran warga untuk mengikuti aturan parkir.
Penertiban ini dilakukan secara bertahap oleh Dinas Perhubungan bersama Polres Bogor dan Kodim 0621 sebagai upaya menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat, khususnya saat akhir pekan dan penyelenggaraan car free day (CFD). “Bagi mereka yang sering beraktivitas di sana, kini sudah terbiasa memarkir kendaraan sesuai ketentuan. Ini membuktikan sosialisasi yang dilakukan cukup berhasil,” ujarnya.
“Kalau yang sudah sering beraktivitas di Pakansari, sekarang sudah tertib dan memarkirkan kendaraan di tempat yang disediakan. Artinya, sosialisasi yang kita lakukan sudah sangat efektif,” kata Dadang.
Petugas baru memberikan sanksi setelah kegiatan CFD berlangsung agar tidak mengganggu warga yang sedang berolahraga. Untuk meningkatkan kedisiplinan, Dishub mulai menerapkan sanksi bertahap, mulai dari pengempesan ban hingga penilangan oleh polisi.
Selama operasi penertiban, petugas menemukan lima kendaraan yang melanggar aturan parkir, terdiri dari tiga sepeda motor dan dua mobil. Dadang menambahkan respons warga terhadap tindakan ini tergolong positif. Dukungan masyarakat dianggap sebagai salah satu faktor penting dalam mengurangi pelanggaran.
Persiapan Penataan dan Sosialisasi
Pemkab Bogor juga menata kawasan yang terdampak oleh pengelolaan parkir ilegal. Sebagian dari juru parkir ilegal telah direkrut oleh pengelola resmi, sementara sisanya masih dalam proses pembahasan. Selain itu, penempatan rambu larangan parkir dilakukan secara masif, dengan jarak sekitar 50 meter antar titik untuk memudahkan pengenalan oleh masyarakat.
Upaya sosialisasi terus dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk media sosial, untuk mengedukasi warga agar memanfaatkan area parkir resmi yang tersedia. Di sisi lain, langkah rekayasa akses kendaraan sedang dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan pengunjung, termasuk rencana pembangunan barier di beberapa titik.
Optimisme Pemkab Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor optimis bahwa Pakansari dapat menjadi ruang publik yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Dengan kombinasi penertiban, sosialisasi, serta perbaikan infrastruktur, pihaknya berharap keberhasilan ini dapat berlanjut dan diperkuat.