Special Plan: Disparbud Garut Gencarkan Promosi Wisata Pantai Selatan Melalui Festival Seni Budaya Sayang Heulang
Disparbud Garut Kembangkan Pariwisata Selatan dengan Festival Seni Budaya
Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus berupaya memperkuat daya tarik destinasi wisata, terutama kawasan Pantai Selatan. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Seni Budaya Sayang Heulang, yang bertujuan mengundang lebih banyak pengunjung ke wilayah tersebut. Acara ini berlangsung pada Sabtu (11/4) di Pantai Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, dan merupakan bagian dari agenda tahunan pariwisata Garut.
Penyelenggaraan Festival sebagai Strategi Promosi
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menjelaskan bahwa festival ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. “Festival ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga platform untuk mendorong seni budaya lokal,” ujarnya dalam wawancara.
Festival Seni Budaya Sayang Heulang digagas oleh Garut Selatan Creative (GSC) dan menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dengan komunitas. Pertunjukan seni tradisional serta pameran wisata lokal yang dipadukan dalam acara ini diharapkan bisa menjadi ciri khas pariwisata Garut. Hariz Ahmad Wadan, ketua panitia penyelenggara, menekankan peran penting pemuda dalam mengembangkan sektor pariwisata. “Gerakan pemuda sangat vital dalam memajukan destinasi, terutama di Garut Selatan,” tambahnya.
Kenaikan Kunjungan dan Upaya Membangun Citra Positif
Dalam musim libur Lebaran 2026, Pantai Santolo Garut memimpin daftar destinasi wisata unggulan, menarik ratusan ribu pengunjung dengan kenaikan hampir 60% dibanding tahun sebelumnya. Disparbud Garut pun memperkuat komitmen untuk menjadikan daerah tersebut sebagai tujuan wisata yang berwawasan lingkungan. Selain itu, pihak pemerintah juga berupaya serius menangani praktik pungutan liar di kawasan pantai selatan, dengan kerja sama Polres Garut untuk memberantas kebiasaan tersebut.
“Festival ini diharapkan menjadi bagian dari kepariwisataan berkelanjutan dan memperkaya pengalaman wisatawan,” kata Beni Yoga Gunasantika.
Pertunjukan seni budaya yang beragam dalam acara ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan lokal, tetapi juga menciptakan citra unik bagi Garut Selatan. Kehadiran GSC dalam menginisiasi festival menunjukkan bahwa inovasi dari pemuda bisa menghadirkan nilai tambah bagi destinasi wisata. Dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, kegiatan ini dipercaya bisa terus berkembang menjadi agenda rutin di masa depan.