Meeting Results: Penguatan Jaringan Irigasi Maluku Dorong Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional

Penguatan Jaringan Irigasi Maluku Dorong Produktivitas Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional

Ambon, 12 April 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku bersinergi untuk meningkatkan sistem irigasi di daerah tersebut. Tujuan dari upaya ini adalah memperkuat hasil pertanian serta menunjang kebutuhan pangan nasional.

Koordinasi antara kedua instansi tersebut fokus pada perbaikan infrastruktur pengairan. Langkah ini diharapkan membantu petani mengoptimalkan pola tanam dan meningkatkan hasil panen secara signifikan. Direktur BBRMP Maluku, Gunawan, menegaskan bahwa perbaikan sistem irigasi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Perbaikan infrastruktur irigasi adalah kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Maluku secara signifikan,” ujar Gunawan.

Pertemuan utama yang diadakan di AOR BBRMP Maluku melibatkan tiga lembaga kunci: BBRMP Maluku, BWS Maluku, dan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Ambon. Diskusi mengarah pada sinkronisasi kegiatan perbaikan dan pemeliharaan bendungan serta jaringan irigasi pertanian.

Dalam rencana konkret, perbaikan pintu air dan rehabilitasi struktur irigasi menjadi prioritas. Tujuannya adalah memastikan layanan air dapat terdistribusi secara maksimal ke seluruh lahan pertanian. Langkah-langkah ini diharapkan menjadi dasar kuat dalam mempercepat proses modernisasi sektor pertanian.

BBRMP Maluku juga menekankan pentingnya integrasi program modernisasi pertanian. Dengan pendekatan terpadu, pengelolaan air yang efektif dan berkelanjutan bisa memperkuat swasembada pangan nasional. Di Seram Bagian Barat, program optimisasi lahan ditingkatkan untuk memperbaiki produktivitas pertanian.

Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum bekerja sama mempercepat penerapan sistem irigasi di Jawa Tengah. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Maluku menyalurkan 196 unit pompa irigasi untuk memperkuat ketahanan pangan, termasuk dalam upaya mencapai swasembada pangan pada 2026.

Berbagai kegiatan seperti edukasi teknologi tanaman dan pengairan juga dilakukan di tingkat daerah. Misalnya, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah serius menggenjot produktivitas pertanian dengan memberikan pelatihan kepada petani. Hal ini bertujuan menopang kemandirian pangan dan memastikan pasokan bahan pangan nasional tetap stabil.

Di tengah ancaman kemarau ekstrem akibat El Nino, Kementerian Pekerjaan Umam menyiapkan ratusan unit pompa air dan jaringan irigasi tersier untuk memastikan distribusi air ke sawah tetap optimal. Upaya ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *