Latest Program: Operasi SAR Hari Keempat, Pencarian Nelayan Saparua Hilang Belum Membuahkan Hasil

Operasi SAR Hari Keempat, Pencarian Nelayan Saparua Hilang Belum Membuahkan Hasil

Operasi pencarian gabungan yang sedang berlangsung telah memasuki hari keempat. Meski tim SAR terus melakukan penyisiran secara intensif, nelayan Saparua bernama Roy Souhoka, yang hilang sejak Rabu, 8 April 2026, belum ditemukan. Korban dilaporkan terjatuh dari longboat miliknya di Perairan Desa Haria, Kabupaten Maluku Tengah, sekitar pukul 20.00 WIT.

Pencarian Roy Souhoka dimulai setelah laporan diterima oleh Basarnas Ambon. Tim SAR Gabungan telah menyisir area sekitar 27 Nautical Mile, meliputi Perairan Saparua hingga Pulau Haruku. Namun, hingga sore hari, tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Kondisi laut dan luasnya zona operasi menjadi hambatan bagi tim di lapangan.

“Operasi SAR akan dilanjutkan hingga batas waktu yang ditentukan atau hingga Roy Souhoka ditemukan,” ujar Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah.

Sebelumnya, kejadian Roy terjatuh dari longboat dilihat oleh nelayan lain pada pagi hari, Kamis, 9 April 2026. Meski mereka melakukan upaya pencarian mandiri, tidak ada hasil yang diperoleh. Laporan kemudian disampaikan ke Basarnas Ambon oleh Camat Saparua, sehingga tim SAR gabungan langsung dikerahkan.

Kelompok pencarian masih optimis, dengan rencana perluasan area atau penyesuaian strategi untuk hari kelima. Semua pihak berharap Roy bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, tim SAR di berbagai daerah seperti Lampung Timur dan NTT juga masih aktif mencari korban hilang lainnya.

Pencarian nelayan Santika dari Pandeglang terkendala cuaca ekstrem dan ombak besar. Di Gowa, tim SAR terus berusaha menemukan lansia yang diduga tenggelam di Sungai Jene’ Madinging. Sementara di NTT, operasi SAR memasuki hari keempat dengan tiga korban belum ditemukan.

Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menegaskan bahwa pencarian dilakukan dengan alat utama yang komprehensif. Dalam operasi ini, tim SAR juga terus memantau kondisi perairan dan menyesuaikan rencana berdasarkan data terkini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *