Solution For: BPBD Cianjur Catat Puluhan Pohon Tumbang Akibat Cuaca Ekstrem, Jalur Utama Sempat Terhambat
BPBD Cianjur Laporan Jatuhnya Puluhan Pohon Akibat Cuaca Ekstrem
Sebuah badai cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Haurwangi, Cianjur, Jawa Barat, menyebabkan jatuhnya ratusan pohon di lima desa. Fenomena ini mengganggu akses jalan antar wilayah, terutama jalur utama Bandung-Cianjur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur mengimbau masyarakat tetap siaga menghadapi risiko bencana lanjutan.
Penanganan Dipercepat Setelah Cuaca Membaik
Cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang terjadi pada Sabtu petang, memicu insiden pohon tumbang. Meskipun tidak ada korban jiwa atau kerusakan rumah penduduk, penanganan di lapangan sempat tertunda karena hujan yang terus mengguyur hingga Minggu dini hari. Petugas gabungan, termasuk TNI/Polri, Damkar, PMI, dan relawan, mulai bergerak secara optimal pada Minggu pagi.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan tidak ada laporan kejadian serius seperti korban meninggal atau kerusakan bangunan. Fokus utama adalah memulihkan akses jalan agar kegiatan masyarakat tidak terganggu.
Pohon tumbang terjadi di area terbuka, jauh dari permukiman. Penutupan jalur utama di Desa Cipeuyeum menjadi isu utama, namun upaya pembersihan berhasil dilakukan secara bertahap. BPBD Cianjur menargetkan seluruh penanganan selesai pada Minggu petang agar lalu lintas kembali lancar.
Peringatan untuk Jalur Rawan Bencana
Kendati jalur Bandung-Cianjur sudah dapat dilalui, Polres Cianjur mengingatkan pengendara tetap hati-hati karena cuaca ekstrem masih berlangsung. Petugas setempat menekankan perlunya kewaspadaan khusus di daerah rawan seperti Haurwangi, Sukatani, Ramasari, Kertasari, dan Cipeuyeum.
Dampak cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Bandung, menyebabkan kerusakan signifikan di lima kecamatan pada Jumat, 10 April 2026. BPBD Bandung bergerak cepat untuk mengatasi situasi tersebut, sementara BPBD Cianjur menyisihkan sumber daya untuk menangani pohon tumbang di jalur Puncak-Cianjur yang sempat menewaskan seorang pemotor.
BPBD Cianjur juga menyiagakan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana) untuk memantau dan melakukan tindakan darurat. Mereka siap beraksi jika cuaca memburuk, terutama di wilayah yang rentan terhadap risiko alam lain. Petugas meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat melintas di area terpencil atau jalan yang rentan tertutup pohon tumbang.