Latest Program: AS-Iran Gagal Sepakat, 20% Pasokan Energi Dunia Terancam

AS-Iran Gagal Sepakat, 20% Pasokan Energi Dunia Terancam

Konflik yang berlangsung lebih dari lima minggu terakhir mengalami kemacetan setelah Amerika Serikat dan Iran tak mampu mencapai kesepakatan damai dalam perundingan panjang yang diadakan di Islamabad, Pakistan. (REUTERS)

Kegagalan perundingan selama 21 jam tersebut memperparah kondisi gencatan senjata yang sudah terlihat lemah. (REUTERS) Konflik ini menimbulkan korban ribuan orang, mengganggu stabilitas perekonomian global, dan mendorong kenaikan harga energi, terutama minyak, secara signifikan.

Sejumlah jalur penting, seperti Selat Hormuz di dekat pantai Oman, menjadi pusat perhatian. (REUTERS) Jalur tersebut menjadi salah satu titik kritis dalam distribusi energi internasional, dengan sekitar 20% pasokan minyak global melewati wilayah tersebut. (REUTERS) Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kestabilan pasokan energi dan dampaknya pada ekonomi dunia.

“Tuntutan Amerika Serikat yang dianggap ‘berlebihan’ menjadi penghalang utama,” kata kantor berita Iran, Tasnim News Agency, dalam pernyataannya.

Di sisi lain, media Iran mengungkapkan bahwa beberapa isu sudah selesai dibahas, tetapi perbedaan mendasar mengenai pengendalian Selat Hormuz serta program nuklir negara mereka masih menjadi hambatan utama. (REUTERS) Kedua belah pihak saling menyalahkan, dengan Iran menuduh AS menginginkan syarat yang terlalu ketat.

Konflik ini semakin mengguncang pasar global, terutama karena peran strategis Selat Hormuz dalam distribusi minyak dan potensi gangguan yang bisa mengubah dinamika harga energi serta stabilitas ekonomi internasional. (REUTERS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *