Justin Hubner Minta Maaf Usai Bikin Robek Kaki Holtby

Justin Hubner Memohon Maaf Setelah Cedera pada Kaki Holtby

Bek timnas Indonesia yang memperkuat Fortuna Sittard, Justin Hubner, memberikan permintaan maaf kepada Lewis Holtby, pemain NAC Breda, setelah kejadian tak terduga yang terjadi saat pertandingan Liga Belanda pekan ke-30. Insiden tersebut menyebabkan Holtby mengalami cedera pada bagian kaki kiri, yang kemudian diungkapkan dalam sebuah video yang beredar.

“Temanku, aku harap kakimu baik-baik saja. Itu tidak pernah menjadi niatku untuk mengenaimu seperti itu. Semoga kamu segera pulih dan kembali lagi segera,” tulis Hubner melalui pesan Instagram yang dibagikannya di story pada Senin (13/4) dini hari WIB.

Holtby merespons dengan santai, mengatakan bahwa ia tidak perlu khawatir. “Tidak usah khawatir soal itu, teman! Hal seperti itu memang bisa terjadi. Aku menghargai kata-katamu,” balasnya. Kejadian tersebut terjadi saat pertandingan di Stadion Fortuna Sittard berlangsung, di mana kedua tim bermain imbang 1-1 setelah Fortuna unggul lebih dulu berkat gol Kristoffer Peterson pada menit ke-56. Skor akhir dicapai setelah NAC Breda menyamakan kedudukan melalui Mohamed Nassoh di menit ke-90+2.

Dalam video yang viral, terlihat bahwa kaki kiri Hubner terlebih dulu menggeser bola sebelum menabrak kaki Holtby. Tindakan itu membuat Holtby terjatuh dan menjerit kesakitan. Cedera serius terjadi pada tulang kering kaki kiri pemain berusia 35 tahun tersebut. Ia kemudian digantikan oleh Nassoh di menit ke-38. Meski ada insiden, Hubner tidak mendapat hukuman karena dianggap melakukan tindakan sapuan bersih.

Hasil imbang ini memengaruhi posisi kedua tim di klasemen. Fortuna Sittard berada di peringkat ke-12 dengan 36 poin, sementara NAC Breda duduk di posisi ke-17. Insiden tak terduga ini menjadi sorotan media, termasuk unggahan ESPN yang menunjukkan momen saat Holtby merebut bola di depan kotak penalti, lalu diadang oleh Hubner tanpa disadari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *