Official Announcement: Wagub Kalbar Cium Lutut KDM Jika Bisa Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 T

Wagub Kalbar: Cium Lutut KDM Jika Mampu Bangun Jalan Pakai APBD Rp6 T

Respons Wakil Gubernur atas Keluhan Masyarakat

Krisantus Kurniawan, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, merespons pernyataan warga dari Sepauk, Sintang, yang membandingkan kualitas jalan di Jawa Barat dengan kondisi infrastruktur di provinsi tempatnya bertugas. Ia menyatakan bahwa jika mampu membangun jalan Kalbar dengan APBD sebesar Rp6 triliun, maka ia akan mencium lutut Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” tegas Krisantus saat membuka Musrenbang di Pendopo Bupati Sintang, Kalbar, Kamis (9 April).

Pernyataan tentang Perbedaan Anggaran dan Wilayah

Dalam kesempatan tersebut, Krisantus menegaskan bahwa perbandingan jalan rusak antara Kalbar dan Jawa Barat tidak sebanding karena perbedaan luas wilayah serta kemampuan anggaran. Ia menyebut Jawa Barat memiliki area sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan APBD mencapai lebih dari Rp30 triliun, sementara Kalbar mencakup wilayah sekitar 171 ribu kilometer persegi, tetapi hanya didukung APBD sekitar Rp6 triliun.

Krisantus juga menyebut video yang membandingkan infrastruktur Kalbar dengan Jawa Barat sempat viral di TikTok. Video tersebut menunjukkan keluhan warga terkait jalan rusak di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk. Ia menuturkan bahwa perbandingan itu menggambarkan kesan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Upaya Pemda untuk Memperbaiki Infrastruktur

Meski begitu, Krisantus memastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam. Menurutnya, pekerjaan perbaikan jalan rusak di Sintang, termasuk ruas yang viral, sudah mulai dijalankan. Alat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) telah diterjunkan untuk mengatasi masalah tersebut.

Beberapa waktu lalu, video yang diunggah oleh warga bernama Elisabet memicu perdebatan luas. Dalam rekaman itu, Elisabet meminta perhatian Gubernur Kalbar Ria Norsan dan menyebut nama Dedi Mulyadi. “Tolong, lah Kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” ujarnya.

Unggahan tersebut menyebar cepat dan memperoleh respons dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak lokal yang ikut menyuarakan kondisi jalan di wilayah mereka. Krisantus menegaskan bahwa meskipun anggaran terbatas, pemerintah tetap berupaya meningkatkan infrastruktur secara bertahap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *