Facing Challenges: IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Koreksi Jangka Pendek Tetap Perlu Diwaspadai

IHSG Diprediksi Lanjutkan Penguatan, Koreksi Jangka Pendek Tetap Perlu Diwaspadai

Pembalikan Arah IHSG Menunjukkan Tanda-Tanda

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan sinyal perubahan arah setelah sempat melemah di bawah level 7.000. Meski suasana pasar sedikit membaik karena isu gencatan senjata di Timur Tengah, kenaikan minggu ini masih menghadapi ancaman fluktuasi global dan domestik.

Analisis Teknis Beri Peringatan

Senior Technical Analyst dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji, menyatakan bahwa kemampuan IHSG melampaui area resistensi 7.117–7.222 menjadi dasar penting untuk kenaikan berkelanjutan. Namun, ia menekankan bahwa penurunan jangka pendek tetap bisa terjadi setelah peningkatan signifikan yang terjadi.

“Selama IHSG bertahan di atas zona 7.200, peluang untuk kenaikan lanjutan masih ada. Akan tetapi, koreksi singkat tetap perlu diwaspadai karena perubahan sentimen bisa memengaruhi dinamika pasar,” tambah Nafan dalam wawancara Senin (13/4/2026).

Sentimen Pasar Dipengaruhi Gencatan Senjata

Menurut Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, kenaikan indeks saat ini lebih terbuka karena sentimen sementara akibat meredanya konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ia juga menyoroti bahwa faktor dasar ekonomi belum mengalami perubahan mendasar.

“Gencatan senjata ini memberikan dorongan positif jangka pendek, tetapi efeknya belum pasti berkelanjutan. Pasar tetap rentan terhadap perubahan suasana jika tidak disertai deeskalasi yang lebih stabil,” jelas Rully.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *