Penampakan “Perang Roket” Tiba-Tiba Pecah di Yunani Tengah Malam

Penampakan “Perang Roket” Tiba-Tiba Pecah di Yunani Tengah Malam

Di kawasan Vrontados, Pulau Chios, sebuah tradisi spesial kembali diadakan sebagai bagian dari perayaan Paskah Ortodoks. Penduduk setempat menunjukkan semangat dalam acara “perang roket” yang digelar pada tengah malam, di mana dua gereja yang saling berhadapan, yaitu Gereja Panagia Erithiani dan Gereja Santo Markus, melakukan pertunjukan dengan mengarahkan sekitar 20.000 roket buatan tangan dari bukit berlawanan.

Kegiatan ini menciptakan efek visual yang memukau, dengan roket-roket tersebut meluncur ke menara lonceng masing-masing gereja. Proses dilakukan secara teratur sebagai bagian dari kompetisi menembakkan roket secara akurat. Ribuan orang, termasuk warga lokal dan turis, memadati area sekitar untuk menyaksikan tradisi yang telah berlangsung ratusan tahun.

Menurut catatan sejarah, tradisi ini bermula pada abad ke-19, ketika masyarakat menggunakan meriam sebagai cara merayakan Paskah di bawah kekuasaan Kesultanan Ottoman. Seiring berjalannya waktu, meriam digantikan oleh roket rakitan, yang kini menjadi simbol unik perayaan di wilayah tersebut.

Reuters/Konstantinos Anagnostou

Walau menjadi daya tarik wisata, tradisi ini juga menarik perhatian kritik. Di samping status ilegal, kekhawatiran tentang keselamatan kembali muncul setelah kejadian kebakaran di bengkel kembang api yang melukai tujuh orang, empat di antaranya mengalami luka bakar tingkat dua.

Reuters/Konstantinos Anagnostou

Perayaan tahunan ini tetap menjadi bagian dari budaya lokal, meski tantangan dalam hal keselamatan terus diperhatikan. Penampilan serupa diharapkan bisa terus dinikmati sebagai bagian dari keunikan Paskah di Yunani.

Reuters/Konstantinos Anagnostou

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *