What Happened During: Kiamat Driver Online Menggila, Sudah Sampai di Singapura
Kiamat Driver Online Menggila, Sudah Sampai di Singapura
Industri taksi otonom tanpa pengemudi, dikenal sebagai robotaxi, kini semakin berkembang di berbagai belahan dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, tren ini telah menciptakan perusahaan otomotif baru di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS). Kini, uji coba robotaxi juga sedang dilakukan di Uni Emirat Arab (UEA). Terkini, kehadiran robotaxi mulai terasa di Singapura, negara tetangga Indonesia, melalui kerja sama antara WeRide dan Grab.
Partner Global dan Lokal Bekerja Sama
WeRide adalah perusahaan teknologi pengemudian otonom internasional, sedangkan Grab merupakan perusahaan penyedia layanan transportasi hailing terkemuka di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Melalui kolaborasi ini, layanan AI.R (Autonomously Intelligent Ride) sudah diluncurkan secara resmi di kawasan Punggol, Rabu (1/4/2026). Ini menjadi momen penting karena masyarakat bisa merasakan pengalaman perjalanan otonom pertama di Singapura.
Dilaporkan dari pernyataan resmi WeRide, transisi ke layanan publik melalui fase intensif penglibatan masyarakat. Sejak Januari 2026, lebih dari seribu penumpang, termasuk warga Punggol, telah mencoba layanan tersebut dan memberikan masukan untuk pengembangan lebih lanjut. Hingga saat ini, armada Ai.R dinyatakan telah menempuh jarak 30.000 km secara aman.
“Kami bangga menghadirkan layanan transportasi umum otonom pertama di Singapura, khususnya di Punggol. Capaian ini mencerminkan kesiapan teknologi serta komitmen bersama dengan Grab untuk mendorong masa depan mobilitas perkotaan,” kata Kerry Xu, General Manager WeRide di Singapura.
Masa Depan Transportasi yang Terbuka
Robotaxi WeRide telah beroperasi di Tiongkok, UEA, dan Arab Saudi. Xu optimis bahwa layanan ini akan memberikan hasil yang sama seperti di pasar sebelumnya, dengan dukungan penuh dari otoritas lokal. “Grab sangat senang bisa menyediakan layanan kendaraan otonom pertama di kawasan perumahan kepada publik. Ini bukan hanya soal teknologi canggih, tetapi juga tentang pembangunan masa depan yang harmonis antara inovasi dan masyarakat,” ujar Alejandro Osorio, Direktur Pelaksana Grab Singapura.
“Kami yakin integrasi perjalanan otonom dalam kehidupan sehari-hari warga Punggol akan memberikan peluang baru bagi mitra pengemudi Grab. Kehadiran robotaxi diharapkan meningkatkan keterampilan mereka dan membuka jalan bagi ekosistem transportasi yang lebih efisien serta ramah lingkungan,” tambah Osorio.