New Policy: Menteri Dody: Proyek Sekolah Rakyat Garapan Waskita Progressnya Baik
Menteri Dody: Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya Dinilai Memuaskan
Kota Surabaya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan kunjungan ke lokasi proyek Sekolah Rakyat (SR) Tahap II, Jawa Timur, pada hari Minggu (12/04), untuk memastikan pelaksanaan konstruksi sesuai jadwal selesai pada 20 Juni 2026. Sampai masa ini, progres fisik proyek mencapai sekitar 45% dengan kualitas pengerjaan yang dinilai memadai. Proyek ini didukung oleh 571 tenaga konstruksi yang terus dioptimalkan guna mendorong percepatan.
“Kemajuan di Surabaya ini cukup baik, sekitar 45% dan kualitasnya juga terjaga. Secara umum, progres SR yang dikerjakan oleh Waskita Karya dan mitra berjalan lancar. Di Kabupaten Sampang, progresnya hampir mencapai 40%. Meski ada lokasi tertentu yang belum sempurna, tetapi secara keseluruhan masih terkendali dan terus dipercepat,” kata Dody, dikutip Senin (13/4/2026).
Sekolah Rakyat Tahap II terletak di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya, dan dibangun atas lahan seluas 6,6 hektare dengan status hak pakai dari Pemerintah Kota Surabaya. Proyek ini dijalankan oleh kontraktor Waskita Karya-CAG KSO melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur. Fasilitas yang akan dibangun mencakup ruang kelas untuk tingkat SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas hingga 1.000 siswa, serta asrama, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih, dan sarana olahraga seperti lapangan basket serta mini soccer.
Dody menekankan pentingnya menjaga komitmen agar proyek dapat selesai tepat waktu. “Saya minta seluruh pihak memastikan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Insyaallah, jika progresnya stabil seperti ini, pembangunan akan rampung sebelum 20 Juni. Sehingga, pada 1 Juli, fasilitas bisa langsung digunakan untuk aktivitas belajar mengajar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dody juga mengingatkan perlunya penguatan koordinasi dan pengawasan di lapangan untuk memastikan kualitas tetap terjaga. “Bagian yang masih tertinggal harus dipercepat dengan tindakan nyata, termasuk penambahan tenaga kerja dan peningkatan pengawasan,” tambah dia. Kementerian PU berkomitmen untuk memantau proyek SR di berbagai wilayah hingga selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.