Announced: Warga keluhkan parkiran depo MRT Lebak Bulus yang makan badan jalan
Warga Keluhkan Parkiran Depo MRT Lebak Bulus yang Memakan Ruang Jalan
Jakarta – Masalah penggunaan lahan parkir di area Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, terus menjadi sorotan warga. Banyak laporan mengatakan aktivitas parkir di sana menggeser jalur lalu lintas, menyebabkan keterbatasan ruang dan risiko kecelakaan, terutama saat jam sibuk.
“Area parkir yang memakan setengah jalanan pasti membuat pengendara merasa terjebak, bahkan bisa menyebabkan kecelakaan,” ujar Rafli Zulkarnaen, relawan yang akrab disapa Ijoel, saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Ijoel menambahkan, pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut. Ia juga memperhatikan adanya tanda parkir yang dipasang, yang menunjukkan bahwa lokasi itu diizinkan untuk digunakan sebagai tempat parkir.
“Meski rambu parkir menyatakan jalan itu milik ‘Swadaya Masyarakat’, informasi dari Dinas Citata dan Kanal Peta Satu Jakarta menyebutkan bahwa aset tersebut sebenarnya milik pemda,” katanya.
Menurut Ijoel, saat MRT mulai beroperasi, area Depo Lebak Bulus belum memiliki lahan parkir. “Pada awal operasi, tidak ada tempat parkir seperti ini,” tambahnya.
Pada pukul 11.00 WIB, pengamatan di lokasi menunjukkan parkiran luar Poins Square Lebak Bulus tampak terorganisir dan diawasi oleh petugas berpakaian biru. Meski jalanan terlihat sempit, kendaraan roda dua dan empat tetap bisa melewati dua arah. Ada tanda parkir serta poster yang memberi informasi bahwa area tersebut terbuka dari pukul 06.00 hingga 00.00 WIB.
Pihak parkir juga mengingatkan pengguna untuk mengunci motor dua kali, karena kerusakan atau kehilangan kendaraan menjadi tanggung jawab pengendara, bukan pihak penyedia layanan parkir.