Special Plan: MenPPPA: Paralegal Muslimat NU garda depan akses keadilan perempuan

Menteri PPPA: Paralegal Muslimat NU sebagai Pionir Akses Keadilan untuk Perempuan dan Anak

Jakarta – Dalam peringatan Hari Lahir ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menegaskan bahwa paralegal dari organisasi tersebut memainkan peran penting sebagai garda depan dalam mendorong keadilan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan serta diskriminasi.

“Paralegal Muslimat NU hadir sebagai vanguard di tingkat komunitas, berfungsi sebagai pintu pertama untuk mendekatkan keadilan melalui pendampingan yang berfokus pada kebutuhan korban. Mereka juga memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak dipahami serta dipertahankan secara layak,” ujar Menteri Arifah Fauzi dalam pidato di Jakarta, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan saat acara di Semarang, Jawa Tengah, yang menjadi tempat kumpul kader Muslimat NU. Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA menekankan pentingnya peran perempuan sebagai pendidik utama di rumah tangga, yang menerapkan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, serta kehangatan dalam membentuk generasi penerus bangsa.

Peluang dan Tantangan di Tengah Dunia Global

Menteri Arifatul Choiri Fauzi mengajak seluruh kader Muslimat NU untuk terus menjadi bagian aktif dalam membangun keluarga yang kuat, meningkatkan kemampuan digital, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah dinamika dunia yang semakin rumit.

“Saya mengajak kader Muslimat NU untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai perlindungan terhadap tantangan global, meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, serta membangun kerja sama kemanusiaan dan kemandirian ekonomi rumah tangga sebagai bagian dari kekuatan nasional,” tambahnya.

Menurut Menteri PPPA, Muslimat NU berada dalam posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, meningkatkan kualitas keluarga, serta mendorong akses pemberdayaan hingga ke tingkat masyarakat. Upaya ini dianggap sangat vital untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan inklusif di sektor kemanusiaan serta sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *