1.722 warga Kepulauan Seribu terima bantuan pangan
1.722 Warga Kepulauan Seribu Terima Bantuan Pangan
Jakarta, Senin – Pemerintah setempat bersama Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada 1.722 penduduk di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Jakarta, pada periode Februari-Maret 2026. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Camat Kepulauan Seribu Selatan, M. Nur, menyampaikan bahwa distribusi berlangsung lancar dan tepat sasaran.
“Sebanyak 1.722 warga yang berada di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan menerima bantuan pangan dari Bulog untuk bulan Februari hingga Maret 2026,” ujarnya.
Distribusi bantuan pangan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu dan Bulog pada 6–10 April 2026. Berdasarkan data, jumlah penerima beragam antar kelurahan. Di Kelurahan Pulau Pari, terdapat 623 orang yang menerima, sedangkan di Pulau Untung Jawa sebanyak 402 orang, dan di Pulau Tidung mencapai 697 penduduk.
Bantuan yang diberikan terdiri dari 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per orang. Camat menegaskan bahwa proses penyaluran terjaga transparansi dan efisiensi. “Manfaat bantuan ini secara optimal dirasakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.
Bantuan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara
Sebelumnya, bantuan pangan juga disalurkan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Camat Kepulauan Seribu Utara, Yulihardi, menjelaskan bahwa distribusi berlangsung di dua pulau, yaitu Pulau Panggang dan Pramuka.
“Pendistribusian bantuan telah dilakukan di Pulau Panggang dan Pramuka, dengan 708 penerima di Pulau Panggang serta 249 di Pulau Pramuka,” tuturnya.
Yulihardi menambahkan, sementara 10 penerima masih dalam proses verifikasi. Total bantuan yang disalurkan mencakup 19.340 kilogram beras dan 3.868 liter minyak goreng. Untuk Pulau Panggang, distribusi mencapai 14.160 kilogram beras dan 2.832 liter minyak, sedangkan di Pramuka sebanyak 4.980 kilogram beras serta 996 liter minyak.
“Sisa bantuan yang belum teridentifikasi penerimanya adalah 200 kilogram beras dan 40 liter minyak goreng,” kata Yulihardi.
Pengawasan dilakukan secara ketat agar bantuan terdistribusi secara adil. Ia menyebutkan, pihaknya tengah mengkoordinasikan dengan kelurahan untuk memastikan semua penerima berhak mendapatkan bantuan tersebut.