Main Agenda: Qalibaf: Nikmati harga bensin saat ini
Qalibaf: Nikmati harga bensin saat ini
Istanbul, 12 April
Ketua Dewan Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, memberikan pesan kepada Amerika Serikat, Minggu (12/4), bahwa harga bahan bakar bisa terus meningkat dalam suasana ketegangan antara kedua negara. Ia menyampaikan harapan tersebut melalui postingan di platform X, dengan menyoroti pengaruh blokade yang dilakukan oleh AS terhadap Iran.
“Sambil menikmati harga bahan bakar yang ada saat ini. Dengan apa yang disebut ‘blokade’ itu, tak lama lagi Anda akan merindukan harga bensin sekitar 4-5 dolar AS,” tulis Qalibaf.
Dalam unggahannya, Qalibaf juga menampilkan tangkapan layar menunjukkan harga bensin di pom bensin dekat Gedung Putih, Washington, berkisar antara 4,10 dolar AS (sekitar Rp70 ribu) hingga 5,80 dolar AS (sekitar Rp99 ribu) per galon. Pesan ini seolah merespons pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan harga minyak dan bensin bisa tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu November.
“Bisa jadi, atau sama, atau mungkin sedikit lebih tinggi; tetapi seharusnya sekitaran sama,” ungkap Trump kepada Fox News.
Sebelumnya, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan akan memulai pembatasan lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran mulai Senin. Langkah ini terjadi setelah putaran terakhir negosiasi Iran-AS di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Pembicaraan yang dimediasi Pakistan itu gagal mencapai kemajuan setelah beberapa kali diskusi dan pertukaran proposal.
Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan satu isu utama yang belum terselesaikan. Mereka sepakat bahwa upaya diplomatik lebih lanjut diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan. Pembicaraan di Islamabad merupakan bagian dari upaya mengakhiri konflik AS-Israel terhadap Iran yang berlangsung sejak 28 Februari lalu. Aksi gencatan senjata dua minggu yang rapuh ini menjadi fokus utama dalam penguatan hubungan antara kedua negara.