Fajar Sadboy Akui Menangis Sebelum Kecelakaan: Mungkin Itu Firasat
Fajar Sadboy Akui Menangis Sebelum Kecelakaan: Mungkin Itu Firasat
Fajar Sadboy mengungkapkan bahwa dirinya sempat menangis semalam sebelum mengalami kecelakaan tunggal saat berkendara sepeda motor beberapa waktu lalu. Insiden tersebut terjadi di Jakarta Timur dan menyebabkan cedera pada tulang tangannya, kuku jempolnya hilang, serta harus menggunakan penyangga lengan untuk pemulihan. “Aku tidak menangis saat kejadian, tetapi malam sebelumnya, aku mengalami krisis emosional. Tiba-tiba saja menangis tanpa tahu sebabnya. Setelah kejadian, barulah aku merasa mungkin itu firasat,” kata Fajar seperti diberitakan Insertlive pada Sabtu (11/4).
“Ya, jadi waktu itu saya mau belok, terus saya ngerem. Ternyata jalannya licin, terus saya jatuh ke sebelah kiri. Jatuh terus kena trotoar jalan,”
Peristiwa tersebut terjadi saat ia sedang pulang ke apartemen setelah bermalam di kantor. Saat mencoba mengubah arah, permukaan jalan yang basah membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh. “Saya merasa tidak enak kalau merepotkan orang lain, jadi langsung bangun sendiri, ambil motor, dan balik ke apartemen sendiri,” tuturnya. Meski begitu, setelah rasa sakitnya memburuk, keluarga dan tim manajemen segera mengantarkan Fajar ke rumah sakit.
“Ada satu orang cowok yang nolongan saya. Dia nanya, ‘Fajar Sadboy ya?’ Saya jawab, ‘Iya, Bang.’ Terus dia bilang, ‘Telepon Amanda Manopo atau siapa gitu.’ Tapi saya merasa tidak enak kalau merepotkan orang lain,”
Dokter menilai benturan dengan trotoar berdampak cukup parah. Selain memar di berbagai bagian tubuh, tulang tangan kiri Fajar mengalami cedera serius. “Lukanya ada bengkak di sini, terus memar bulat kayak koin 500-an. Kalau tangan ini, katanya ada tulang yang geser atau retak karena benturan. Iya, kuku jempol saya copot,” jelas Fajar.