Puluhan rumah dan fasilitas umum di Klaten rusak karena angin kencang

Angin Kencang dan Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah di Klaten

Dari Jakarta, laporan menyebutkan bahwa sebanyak 85 unit rumah warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat dampak cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian tersebut, Rabu. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi ini menyebabkan kerusakan signifikan di 18 desa yang terletak di lima kecamatan.

“Kerusakan terjadi pada 83 unit rumah dengan tingkat kerusakan ringan, sementara dua unit lainnya mengalami kerusakan sedang. Dari jumlah tersebut, 87 kepala keluarga terkena dampak, dengan empat orang terpaksa mengungsi ke tempat tinggal kerabat,” ujarnya.

Pusat Pengendalian Operasi BNPB menjelaskan bahwa wilayah yang terkena meliputi Kecamatan Cawas, Karanganom, Tulung, Jatinom, dan Ngawen. Di Karanganom, kerusakan terdapat di Desa Jurangjero, Gempol, Karangan, Soropaten, Pandean, serta Babadan. Sementara di Tulung, enam desa terkena dampak, termasuk Desa Majegan dan Kiringan.

Menurut Abdul, selain pemukiman, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan pada dua bangunan sekolah, empat fasilitas umum, dua tempat ibadah, tiga ruko, serta dua kandang ternak warga. BNPB mencatat bahwa 48 pohon tumbang mengganggu aliran listrik dan internet, serta memblokir akses jalan di 21 titik.

Tim reaksi cepat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, bersama relawan dari berbagai instansi seperti TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Basarnas, dan Palang Merah Indonesia, telah melakukan peninjauan di lokasi. Upaya pemulihan infrastruktur terus berjalan secara bersamaan dengan warga setempat untuk mempercepat proses rehabilitasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *