Marie-Louise Eta Ukir Sejarah Pelatih Wanita Pertama di Liga Top Eropa
Marie-Louise Eta Ciptakan Sejarah dengan Menjadi Pelatih Wanita Pertama di Liga Top Eropa
Pelatih interim Union Berlin, Marie-Louise Eta, diumumkan pada hari Sabtu (11/4) melalui pengumuman resmi. Ia akan mengambil alih jabatan tersebut setelah tim kalah dari Heidenheim pada hari yang sama. Jika performa tim meningkat dalam lima pertandingan tersisa musim ini, Eta akan diangkat sebagai pelatih tetap.
Pelatih Wanita Pertama di Liga Elite Eropa
Marie-Louise Eta menciptakan peristiwa sejarah dengan menjadi pelatih pertama perempuan di liga sepak bola pria elite Eropa. Sebelumnya, pada 2023, Eta pernah menjabat sebagai asisten pelatih wanita pertama di liga sepak bola pria top Eropa. Liga elite yang dimaksud mencakup Inggris, Spanyol, Italia, Prancis, dan Jerman.
“Saya sangat senang klub mempercayakan tugas berat ini kepada saya. Salah satu kekuatan Union Berlin adalah kemampuan untuk bersatu meskipun dalam situasi sulit,” kata Eta, seperti yang dilaporkan Sky Sports.
Union Berlin saat ini menempati peringkat ke-11 di klasemen sementara Bundesliga 2025/2026. Meski demikian, posisi mereka belum terancam degradasi dalam sisa pertandingan musim ini. Debut Eta bersama Union Berlin akan terjadi saat melawan Wolfsburg pada hari Sabtu (18/4).
Pertandingan di kandang Union Berlin akan sulit karena Wolfsburg sedang berusaha mempertahankan posisi mereka di Bundesliga. Eta, yang memiliki pengalaman sebagai pemain tim nasional putri Jerman, juga pernah bermain untuk klub-klub seperti Wender Bremen dan Hamburger SV. Sebelum menjadi pelatih, ia menjabat sebagai pelatih timnas putri Jerman di level U-15 hingga U-19.
Berjuang untuk Keberhasilan di Bundesliga
Dalam pernyataannya, Eta menegaskan keyakinan tentang peluang tim: “Saya percaya kita akan memperoleh poin penting, meski klasemen Bundesliga masih terbuka untuk perubahan,” ujar Eta, seperti yang dilaporkan Sky Sports. Dengan pengalaman sebagai pemain dan pelatih, ia siap memimpin Union Berlin menuju target baru.