New Policy: Cuaca Ekstrem Terjang Arab Saudi, Riyadh Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Arab Saudi, Riyadh Banjir

Pemerintah Arab Saudi menghentikan pembelajaran langsung di sejumlah lembaga pendidikan setelah hujan deras menyebabkan banjir di Riyadh dan beberapa wilayah lain. Kebijakan ini berlaku pada hari Minggu, berdasarkan laporan dari Alekhbariah, kantor berita resmi negara. Institusi yang terkena antara lain Universitas Al-Baha, Universitas Ilmu Kesehatan Raja Saud bin Abdulaziz, serta Universitas Raja Khalid.

Sebelumnya, otoritas cuaca telah memperingatkan potensi hujan lebat sejak Kamis lalu, dengan dampak bisa terus berlangsung hingga Selasa mendatang. Pada Sabtu malam, hujan intens mengguyur ibu kota menyebabkan air menggenang di jalanan, yang terlihat dari video viral di media sosial. Badan Pertahanan Sipil Saudi menyarankan masyarakat di Riyadh dan Provinsi Timur untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi mengumumkan curah hujan lebat di Riyadh akan berlangsung hingga Minggu pagi, meski intensitasnya mulai mereda. “Cuaca ekstrem masih berlanjut, meski hujan diperkirakan berkurang perlahan,” kata perwakilan lembaga tersebut, seperti dilaporkan Anadolu Agency. Di sisi lain, hari libur mingguan di Arab Saudi berbeda dari kebanyakan negara, karena jatuh pada Jumat dan Sabtu.

“Curah hujan lebat yang melanda Riyadh diperkirakan terus berlangsung hingga Minggu pagi, dengan intensitas yang akan berangsur mereda,” demikian pernyataan Pusat Meteorologi Nasional, seperti dikutip Anadolu Agency, Senin (13/4/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *