Key Strategy: Pemkot dorong pelaku UKM naik kelas lewat fasilitasi sertifikasi halal
Pemkot Jakarta Utara Dorong UKM Naik Level Melalui Sertifikasi Halal
Pemerintah Kota Jakarta Utara melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) melakukan upaya untuk meningkatkan kualitas produk UKM di wilayahnya. Salah satu strategi yang diterapkan adalah pelatihan sertifikasi halal yang diadakan di Koja, Senin. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu 13 hingga 15 April 2026, dan diharapkan mampu memberikan manfaat signifikan bagi pelaku usaha kecil.
Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Utara, Vicky Suryawan Jaya, menjelaskan bahwa pelatihan ini bukan hanya sekadar pengajaran, tetapi merupakan langkah penting untuk memperkuat daya saing UKM di pasar yang semakin ketat. “Sertifikasi halal menjadi bagian dari upaya bersama di seluruh DKI Jakarta,” ujarnya. Acara tersebut melibatkan 150 peserta yang berasal dari bidang kuliner dan minuman ringan. Setiap kecamatan mengirimkan 25 peserta yang sudah aktif berproduksi dan siap mengambil langkah lebih maju.
Kerja Sama dengan LPPOM MUI
Kemitraan dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menjadi pendukung utama kegiatan ini. Vicky menambahkan bahwa peserta diberikan pemahaman menyeluruh mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses produksi yang sesuai standar halal. “Pendampingan ini bertujuan mempermudah pelaku usaha dalam menghadapi tantangan sertifikasi,” katanya.
“Sertifikasi halal adalah kunci untuk menambah kepercayaan konsumen,” kata Dwi Suratmi, pengusaha kuliner dari Penjaringan. Ia menjelaskan bahwa pelatihan membuka wawasan baru bagi pengembangan usaha yang telah berjalan sejak 2000. “Produksi kami terus berjalan, tetapi kini ada bimbingan yang membantu kami mencapai level lebih tinggi,” ujarnya.
Dwi berharap dengan memiliki sertifikasi halal, produknya bisa diterima oleh pasar yang lebih luas. “Ini memberi sinyal kuat bahwa UKM Jakarta Utara tidak hanya bertahan, tetapi juga dipacu untuk berkembang secara kompetitif,” tambahnya. Vicky menargetkan bahwa semakin banyak UKM di wilayah tersebut akan memperoleh sertifikasi halal, sehingga memiliki peluang menembus pasar nasional.
Seluruh rangkaian pelatihan diselenggarakan secara gratis sebagai bentuk komitmen Pemkot dalam percepatan transformasi UKM. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat mendorong keberlanjutan usaha serta peningkatan kualitas secara keseluruhan.