Special Plan: KNPI imbau pemuda jaga persatuan di tengah isu pemakzulan pemerintah
KNPI Mendorong Pemuda Jaga Kestabilan Nasional Amid Isu Pemakzulan Pemerintah
Jakarta, ANTARA – Haris Pertama, Ketua Umum DPP KNPI, menekankan peran pemuda dalam mempertahankan keterpaduan bangsa meski di tengah perdebatan tentang pemakzulan pemerintahan. Ia meminta seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap bijak dalam merespons berita-berita yang beredar di ruang publik.
Dalam pernyataan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Senin, Haris menyatakan bahwa perbedaan pandangan dalam politik wajar, asalkan tidak memicu kegaduhan yang berlebihan. Ia menegaskan bahwa proses demokrasi perlu dijalankan sesuai dengan aturan konstitusi, bukan melalui narasi yang bisa memisahkan masyarakat.
“Pemuda sebagai pilar bangsa harus mampu menjadi penyejuk di tengah dinamika politik. Jangan sampai terjebak dalam informasi yang belum tentu jelas dan justru mempercepat perpecahan,” ujarnya.
Haris menyoroti bahwa isu pemakzulan yang muncul di luar mekanisme resmi tidak hanya mengganggu harmoni, tetapi juga menghambat kemajuan bangsa. “Pemerintahan Presiden Prabowo saat ini sedang bergerak maju dan mendorong kebijakan prioritasnya, meski di tengah perubahan politik global,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia meminta KNPI di seluruh tingkatan untuk aktif memperkuat semangat persatuan. “Kami berharap para kader dan pemuda bisa menjadi pengayom bangsa, bukan pemicu konflik,” kata Haris.
Menurut Haris, dukungan terhadap program pembangunan nasional sangat penting. “Stabilitas politik dan partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, adalah faktor utama dalam mewujudkan Indonesia yang berkembang,” ujarnya.
Ia juga mengajak publik untuk memprioritaskan kepentingan nasional dibandingkan kelompok tertentu. “Kita harus lebih bijak dalam menerima berita provokatif dan tetap menjaga persatuan sebagai fondasi keberhasilan pembangunan,” pungkas Haris.