Latest Program: Amerika Serikat Disebut Sedang “Dibunuh” dari Dalam, Kenapa?

Amerika Serikat Disebut Sedang “Dibunuh” dari Dalam, Kenapa?

Dalam laporan terbaru yang dimuat The Guardian, Amerika Serikat (AS) disebut sedang mengalami pelemahan dari dalam. Analisis ini dibuat oleh kolumnis asal AS, Rebecca Solnit, dalam tulisannya yang menggambarkan krisis struktural di tubuh pemerintahan federal. Solnit, penulis buku The Beginning Comes After the End: Notes on a World of Change, menyoroti kehilangan kapasitas negara dalam menjaga kestabilan domestik dan internasional.

Pelemahan Sistemik dalam Fungsi Negara

Ketidakstabilan terjadi karena beberapa fungsi krusial negara, seperti pengawasan senjata nuklir, keamanan siber, dan kontra-terorisme, mengalami tekanan akibat pemangkasan anggaran dan restrukturisasi. Sistem federal yang sebelumnya menjadi fondasi layanan masyarakat kini mengalami penurunan kapasitas, dengan prioritas keuangan yang bergeser ke sektor lain. Hal ini berpotensi menyebar ke berbagai aspek ekonomi global.

Kebijakan Trump dan Peran Musk

Analisis menyoroti kebijakan era Donald Trump, yang dianggap mengubah arah alokasi anggaran secara signifikan. Pemangkasan terhadap program sosial dan lingkungan, sekaligus peningkatan pengeluaran untuk pertahanan dan keamanan dalam negeri, menjadi faktor utama. Elon Musk, tokoh bisnis, dikaitkan dengan kebijakan efisiensi yang diterapkan melalui Department of Government Efficiency (DOGE), meski akhirnya keluar dari jabatan tersebut.

Langkah Musk di DOGE dinilai memperburuk krisis kemanusiaan di negara-negara berkembang. Selain itu, tekanan ekonomi global semakin memburuk karena ketegangan geopolitik, termasuk konflik dengan Iran. Gangguan rantai pasok, khususnya pupuk, mengancam ketersediaan pangan di berbagai wilayah.

Perubahan Tarif Impor dan Dampaknya

Perubahan kebijakan tarif impor yang tidak konsisten juga menyebabkan ketidakpastian bagi pelaku usaha internasional. Perusahaan kesulitan merencanakan strategi jangka panjang karena arah kebijakan yang terus berubah. Solnit menegaskan bahwa AS dulunya memimpin dunia dalam riset ilmiah, termasuk medis, tetapi hal itu kini dipangkas secara besar-besaran.

“AS dulunya memimpin dunia dalam penelitian ilmiah, termasuk medis, yang telah menghasilkan terobosan penting dalam pengobatan penyakit dan kesehatan, tetapi semua itu telah dipangkas habis-habisan. Ini adalah pembunuhan,” tegasnya.

Upaya Pemulihan dan Tantangan Masa Depan

Laporan tersebut menekankan perlunya perbaikan struktural di AS agar kepercayaan dan stabilitas dapat dipulihkan. Tanpa perubahan mendasar, dampak pelemahan internal ini akan terus berdampak pada perekonomian global. Krisis ekonomi dan lingkungan yang muncul bisa berlangsung dalam jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *