Liburan Ini Cuma Buat Orang Super Kaya – Semalam Butuh Rp1,7 Miliar

Liburan Ini Cuma Buat Orang Super Kaya, Semalam Butuh Rp1,7 Miliar

Jakarta — Di dunia yang semakin modern, kemewahan bagi para orang kaya terkaya tidak lagi terbatas pada jet pribadi atau barang branded. Mereka mengejar pengalaman liburan yang tidak hanya mahal, tetapi juga unik, serta bisa diakses oleh siapa pun. Dalam laporan terbaru dari World Luxury Chamber of Commerce, sebuah lembaga yang mengkaji tren perjalanan mewah, kelas elite memilih fasilitas eksklusif yang sulit ditemukan di luar lingkaran mereka.

Pengalaman Liburan yang Tidak Terjangkau

Berikut ini beberapa opsi liburan super mewah yang bisa dipertimbangkan untuk segelintir orang kaya. Mereka sering kali menyewa pulau pribadi sebagai tempat perayaan acara penting, seperti ulang tahun atau pernikahan. Pulau-pulau ini dirancang agar hanya bisa dikunjungi oleh kelompok kecil, sehingga memastikan privasi dan ketenangan maksimal.

“Para orang kaya mencari pengalaman yang sangat personal dan otentik saat berlibur,” kata Euro News dalam laporan terbarunya.

Beberapa lokasi yang populer termasuk Pulau Pribadi Banwa di Filipina, Pulau Calivigny di Grenada, serta Pulau Laucala di Fiji. Di Bahama, Pulau Musha Cay juga menjadi favorit, yang merupakan bagian dari kompleks pulau seluas 700 hektar yang dimiliki pengusaha Amerika David Copperfield. Di tempat ini, para pengunjung bisa menikmati aktivitas seperti makan malam di atas pasir, perburuan harta karun interaktif, bioskop luar ruangan, dan perawatan kesehatan mewah.

Fasilitas yang disediakan biasanya mencakup pelayan pribadi, menu khusus, landasan udara eksklusif, dan tim khusus untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi. Harga sewa pulau-pulau seperti Voavah Private Island di Maldives mulai dari sekitar US$46.000 (Rp700 juta) per malam, sementara Banwa Private Island bisa mencapai hingga US$100.000 (Rp1,7 miliar) per malam.

Liburan ke Luar Angkasa

Bagi yang ingin mengambil liburan di luar bumi, beberapa opsi terbuka. Virgin Atlantic menawarkan perjalanan suborbital selama 90 menit, di mana para penumpang bisa menikmati pemandangan luar angkasa yang memicu adrenalin sebelum kembali ke bumi. Namun, biaya untuk aktivitas ini juga sangat tinggi.

Sementara itu, Crew Dragon milik SpaceX menawarkan pengalaman lebih dalam dengan memungkinkan para pelancong tinggal di orbit Bumi beberapa hari. Penerbangan ini memakan biaya sekitar US$55 juta (Rp900 miliar) per penumpang. Meski mahal, ini tetap menjadi pilihan bagi para super kaya yang ingin merasakan eksplorasi luar angkasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *