Key Issue: PSI: Indonesia perlu persatuan, bukan manuver politik

PSI: Indonesia perlu persatuan, bukan manuver politik

Jakarta – Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengajak seluruh pemimpin bangsa untuk menciptakan cerita yang menggembirakan serta memperkuat keyakinan masyarakat. Ia menekankan bahwa di tengah situasi yang membutuhkan kejelasan, para tokoh seharusnya menjadi bagian dari upaya solutif. “Indonesia saat ini tidak butuh strategi politik untuk saling merusak. Yang diperlukan adalah kerja sama dan persatuan, serta kebersamaan dengan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Senin.

Respons terhadap kritik Jusuf Kalla

Kaesang menyampaikan pernyataan tersebut sebagai balasan atas kritik yang diberikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengakui bahwa kritik dalam sistem demokrasi merupakan hal yang lazim. Namun, ia merasa prihatin jika kritik disampaikan dengan cara yang bisa memperburuk kondisi. “Dalam demokrasi, menyatakan pendapat kritis adalah hal biasa. Akan tetapi, kita butuh suasana yang stabil, bukan pernyataan yang menimbulkan konflik,” tambahnya.

“Indonesia hari ini tidak membutuhkan manuver politik untuk saling melemahkan. Yang dibutuhkan adalah persatuan dan kerja sama, bahu membahu bersama rakyat untuk mengatasi berbagai tantangan,” kata Kaesang dalam keterangannya.

“Dalam demokrasi, kritik adalah hal biasa. Tapi yang kita butuhkan saat ini adalah suasana yang menenangkan, bukan pernyataan-pernyataan yang dapat menimbulkan kegaduhan,” tutur Kaesang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *