Special Plan: Prancis, Inggris jadi tuan rumah konferensi misi navigasi Hormuz
Prancis, Inggris Jadi Tuan Rumah Konferensi Misi Navigasi Hormuz
Istanbul, Senin – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa Prancis akan mengadakan konferensi bersama Inggris dalam beberapa hari ke depan. Acara ini bertujuan mengumpulkan negara-negara yang bersedia berpartisipasi dalam misi multinasional untuk memastikan kebebasan jalur navigasi di Selat Hormuz.
Macron menyatakan, “inisiatif ini bertujuan membentuk ‘misi multinasional damai’ untuk menjamin keamanan jalur maritim melalui Selat Hormuz, dengan fokus pada tindakan defensif.”
Ia menegaskan bahwa upaya ini tidak terkait langsung dengan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, dan akan diluncurkan “sesegera kondisi memungkinkan.” Pengumuman ini menjadi bagian dari upaya Prancis mendorong penyelesaian diplomatik di wilayah Timur Tengah.
“Tidak ada upaya yang boleh diabaikan dalam mencapai penyelesaian cepat dan berkelanjutan melalui diplomasi,” tambah Macron. “Kerangka kerja harus memungkinkan semua pihak di kawasan tersebut hidup dalam perdamaian dan keamanan.”
Macron juga menyoroti pentingnya stabilitas Lebanon, menyatakan bahwa negara itu perlu kembali ke jalur perdamaian dengan menghormati kedaulatan dan integritas wilayahnya. Dalam konteks ini, Prancis menegaskan komitmennya untuk memainkan peran utama dalam upaya keamanan dan diplomasi, sejak awal munculnya konflik.
Adapun tujuan utama misi, Macron menekankan bahwa solusi jangka panjang harus mencakup isu-isu utama, seperti aktivitas nuklir serta rudal balistik Iran, tindakan regional, dan kebutuhan mendesak untuk memulihkan “navigasi bebas dan tanpa hambatan” di Selat Hormuz.