Latest Program: Program MBG topang kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah

Program MBG Topang Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintah

Survei Menunjukkan Dukungan Terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, 2 Maret 2026 – Program makan bergizi gratis (MBG) dinilai sebagai faktor utama yang memperkuat penilaian publik terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menurut hasil evaluasi Poltracking Indonesia. Dalam pernyataannya, Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi menjelaskan bahwa MBG menjadi alasan utama kepuasan masyarakat, baik dari pihak pendukung maupun kritikus. “Sebanyak 23 persen kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran dipengaruhi oleh keberhasilan program MBG,” ujarnya dalam rilis daring.

Program yang Direspon Positif Meski Ada Perbedaan Pandangan

Masduri menekankan bahwa meskipun terdapat perbedaan pendapat mengenai MBG, program ini tetap memberikan dampak signifikan pada persepsi positif masyarakat. “Dengan tingkat pengakuan 36,5 persen, MBG menjadi program yang paling terasa manfaatnya dibandingkan inisiatif prioritas lain seperti BSU, layanan kesehatan gratis, atau KIP dan KIS,” tambahnya. Hasil survei menunjukkan bahwa MBG lebih efektif dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah yang menjadi target utama.

Perlu Peningkatan Implementasi untuk Maksimalkan Manfaat

Meski MBG dikenal oleh 88 persen masyarakat, tingkat kepuasan hanya mencapai 55,5 persen. “Ini menunjukkan bahwa meski program sudah diperkenalkan secara luas, masih ada ruang untuk memperbaiki pelaksanaannya agar lebih merata,” kata Masduri. Ia menyarankan penguatan komunikasi dan pengendalian distribusi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih optimal.

Faktor Lain yang Membentuk Kepuasan Publik

Selain MBG, survei juga mencatat bahwa bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran berkontribusi 13,8 persen terhadap kepuasan masyarakat. Persepsi positif terhadap kepemimpinan, stabilitas ekonomi, serta jaminan layanan kesehatan menjadi faktor pendukung lainnya.

Program Sosial yang Paling Diterima oleh Masyarakat

Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan beras menjadi inisiatif sosial yang paling dikenal dan disukai publik, dengan tingkat pengakuan masing-masing mencapai 29,8 persen dan 29,5 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kedua program tersebut berperan penting dalam kebijakan pemerintah.

Metodologi Survei yang Diterapkan

Poltracking Indonesia melakukan survei pada 2–8 Maret 2026 dengan melibatkan 1.220 responden berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah. Metode pengambilan sampel bertahap dan terstruktur digunakan, dengan margin kesalahan 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator terlatih, dan validasi dilakukan dengan membandingkan hasil sensus BPS 2020 serta penyesuaian sampel.

Langkah Validasi dan Pemantauan Kualitas

Untuk memastikan akurasi, survei mengadopsi “spot check” 20 persen sampel, verifikasi ulang via telepon, serta sistem “real-time” berbasis aplikasi yang dilengkapi foto dan lokasi geografis. Poltracking Indonesia menekankan transparansi metodologi sebagai dasar keandalan temuan penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *