Latest Program: Puskesmas telusuri 22 kasus terindikasi DBD di Pademangan Jakut

Puskesmas Pademangan Lakukan Pemantauan 22 Kasus DBD di Wilayah Jakarta Utara

Jakarta – Dalam upaya memantau penyebaran Demam Berdarah Dangue (DBD), Puskesmas Pademangan, Jakarta Utara, tengah menginvestigasi 22 kasus yang diduga menderita DBD. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan asal usul kasus tersebut, kata Kepala Puskesmas Kecamatan Pademangan, Nur Rahmat, Selasa. Menurut Nur, hingga 13 April, terdapat 22 kasus suspek DBD yang masih dalam proses verifikasi.

Puskesmas dan Lurah Ancol Tegaskan Langkah Pencegahan

Dari hasil pemeriksaan sementara, Nur menjelaskan bahwa sembilan dari 22 kasus tersebut tidak memiliki domisili di Pademangan. Empat orang telah dinyatakan positif DBD, sedangkan sisanya masih dalam penelusuran. Ia menegaskan bahwa Puskesmas bekerja sama dengan berbagai sektor terus menggalakkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kegiatan Gebyar PSN di tiga kelurahan, yaitu Ancol, Pademangan Barat, dan Pademangan Timur.

“Kegiatan ini dilaksanakan dua kali seminggu, yakni setiap Selasa dan Jumat, sebagai langkah pencegahan awal,” ujar Nur.

Nur menambahkan bahwa fogging bukanlah langkah utama pencegahan, melainkan tindakan pengendalian yang dilakukan saat ditemukan lebih dari dua kasus positif dan jentik nyamuk. “Fogging diterapkan dalam dua siklus dengan jeda tujuh hari,” terangnya. Ia juga memperingatkan bahwa pengasapan harus dilakukan secara teratur oleh petugas yang memenuhi syarat, agar tidak merusak lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Lurah Ancol, Bijakri Saud Maruli Manik, mengungkapkan bahwa wilayahnya mencatat tujuh kasus DBD berdasarkan data dari Puskesmas. Menurutnya, fogging telah dijalankan sebagai upaya mengurangi risiko penyebaran penyakit tersebut. “Kami berharap warga lebih aktif menerapkan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

“Masyarakat diminta terus waspada dengan menerapkan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas,” kata Bijakri.

Bijakri menekankan pentingnya kebiasaan hidup sehat dan bersih, serta meminta warga untuk rutin memeriksa tempat penampungan air dan menggunakan obat nyamuk. Ia mengharapkan langkah-langkah ini dapat menurunkan angka DBD secara signifikan. Meski demikian, Nur menyatakan jumlah kasus saat ini lebih rendah dibandingkan bulan Maret lalu, namun upaya pencegahan tetap diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *