Special Plan: Sulap Baru Bara Jadi Gas, Nilai Tambahnya Bisa Meledak 5,7 Kali Lipat!

Sulap Baru Bara Jadi Gas, Nilai Tambahnya Bisa Meledak 5,7 Kali Lipat!

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mengembangkan inisiatif baru untuk meningkatkan nilai tambah batu bara melalui proses hilirisasi. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan dibandingkan dengan penjualan bahan bakar tersebut secara mentah.

Pengembangan SNG sebagai Strategi Utama

Dalam diskusi bersama Komisi XII DPR RI, Arsal Ismail, Direktur Utama PTBA, menyebutkan bahwa hilirisasi batu bara menjadi Synthetic Natural Gas (SNG) menjadi salah satu langkah strategis. Proyek ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan energi dan meningkatkan nilai tambah hingga 5,7 kali lipat.

“Produk SNG nantinya akan memberikan nilai tambah sekitar 5,7 kali lipat dibandingkan penjualan batu bara mentah,” jelas Arsal.

Pengembangan SNG ini diharapkan melayani kebutuhan pasokan gas di daerah seperti Sumatra Selatan hingga Jawa Barat. Dalam skala produksi, proyek ini memerlukan 9 juta ton batu bara dan ditargetkan menghasilkan kapasitas 237 BBTUD.

Untuk mempercepat implementasinya, PTBA akan bekerja sama dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui skema joint venture. PGN juga akan bertindak sebagai off-taker yang menyerap seluruh produksi SNG.

DME sebagai Alternatif Pengganti LPG Impor

Selain SNG, PTBA juga fokus pada proyek hilirisasi lainnya yaitu konversi batu bara menjadi dimethyl ether (DME). Bahan bakar ini dianggap sebagai alternatif untuk mengganti bahan bakar LPG yang diimpor.

“Nilai tambah dari proyek DME sekitar 4,3 kali lipat dibandingkan penggunaan batu bara langsung sebagai bahan bakar,” tambah Arsal.

Proyek DME berpotensi membangun kapasitas 1,4 juta. PTBA akan menjadi operator pabrik sekaligus penyuplai bahan baku, sedangkan Pertamina bertugas menyerap seluruh hasil produksi.

Arsal menyampaikan bahwa proyek ini masih dalam proses. Dia berharap keekonomian dari kedua inisiatif tersebut dapat membawa peningkatan kualitas bagi PTBA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *