New Policy: Iran pertimbangkan pangkalan Inggris yang dipakai bomber AS target sah

Iran Pertimbangkan Bumi Inggris sebagai Target Legit Setelah Digunakan Pesawat Pengebom AS

Moskow – Duta Besar Iran untuk London, Seyed Ali Mousavi, menyatakan bahwa negara itu sedang mempertimbangkan kemungkinan pangkalan militer Inggris menjadi sasaran yang sah dalam operasi militer setelah dijadikan pangkalan oleh pesawat pengebom Amerika Serikat dalam serangan ke wilayah Timur Tengah.

“Ini adalah isu penting yang sedang kami evaluasi. Hal ini sangat krusial bagi kami dalam menjaga kepentingan nasional,” ujar Mousavi kepada surat kabar Times pada Selasa.

Duta Besar itu menyampaikan apresiasi terhadap “posisi awal” Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang tidak terlibat dalam tindakan kriminal yang dilakukan Amerika Serikat dan rezim Israel. Ia menambahkan bahwa otorisasi London bagi pesawat pengebom AS untuk beroperasi dari Pangkalan Angkatan Udara Fairford bisa memengaruhi keputusan Iran.

Menurut Mousavi, komponen militer sistem Iran akan menentukan tindakan yang tepat. Ia menekankan bahwa keputusan ini bergantung pada aktivitas Inggris serta kebijakannya terkait kasus ini. Setiap pilihan harus dipertimbangkan secara cermat, tambahnya.

Pangkalan Fairford, yang merupakan satu-satunya di Eropa untuk pesawat pengebom strategis AS, sebelumnya digunakan untuk menyerang Irak dan Yugoslavia. Saat ini, pesawat pengebom dari sana mengarahkan target ke Iran.

Iran telah melakukan serangan ke wilayah Israel serta sasaran militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai balasan atas operasi gabungan AS-Israel pada 28 Februari. Serangan pertama menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sementara sekolah perempuan di bagian selatan Iran juga menjadi korban. Korban tewas diperkirakan melebihi 1.300 orang.

Sumber: Sputnik-OANA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *