Topics Covered: Dubes Iran kunjungi Solo, bahas perkembangan di Timur Tengah
Dubes Iran Kunjungi Solo, Bahas Perkembangan di Timur Tengah
Jakarta – Duta Besar Iran, Mohammad Boroujerdi, melakukan kunjungan ke Kota Solo untuk bertemu dengan mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo, dan Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto. Pertemuan tersebut berfokus pada situasi terkini di Timur Tengah serta dampak dari konflik yang terjadi terhadap Iran.
Dialog dengan Mantan Presiden
Menurut pernyataan Kedubes Iran di Jakarta melalui akun media sosial resmi @iraninindonesia, Boroujerdi bertemu dengan Joko Widodo dalam rangka diskusi tentang dinamika kawasan. Joko Widodo menyampaikan dukungan dan simpati kepada rakyat Iran, serta mengapresiasi komitmen pemerintah dan masyarakat Iran dalam menjaga kedaulatan nasional, wilayah, dan keamanan negara mereka.
“Saya berharap kesehatan, kemenangan, dan kesejahteraan rakyat Iran segera tercapai, serta perdamaian dan stabilitas kembali menghiasi kawasan,” ujar Joko Widodo dalam sesi pertemuan.
Perkembangan Terkini di Iran
Dubes Iran juga menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini di kawasan Timur Tengah. Ia menekankan bahwa serangan terhadap fasilitas ekonomi, infrastruktur vital, dan pusat peradaban di Iran terus berlangsung. Laporan tersebut menyebutkan kekhawatiran atas dampak kemanusiaan dan keamanan yang diakibatkan tindakan tersebut.
“Rakyat Iran berhak membela diri sesuai dengan hukum internasional,” tambah Boroujerdi dalam diskusi.
Kunjungan ke Kantor Walikota Surakarta
Di kesempatan lain, Dubes Iran bertemu dengan Walikota Surakarta, Respati Achmad Ardianto. Dalam pertemuan tersebut, Respati mengecam serangan terhadap warga sipil dan berbagai bentuk agresi, merujuk pada UUD RI. Ia menegaskan bahwa konstitusi Indonesia menolak pendudukan asing serta sikap independen dalam menghadapi konflik.
“Indonesia memiliki pandangan jelas terhadap segala bentuk agresi,” kata Respati dalam pertemuan.
Kedua pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama dalam sektor ekonomi dan pariwisata. Mereka juga menjajaki rencana pembentukan hubungan kota kembar antara Surakarta dengan salah satu kota di Iran, yang akan menjadi agenda tindak lanjut di masa depan.