Main Agenda: Bank Mandiri hadirkan “call center” bebas pulsa lewat Livin’ Call

Bank Mandiri Hadirkan Pusat Panggilan Digital Bebas Pulsa

Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah memperkenalkan layanan call center tanpa biaya pulsa melalui fitur Livin’ Call yang terintegrasi dalam aplikasi Livin’ by Mandiri. Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, menyampaikan bahwa fasilitas ini memungkinkan nasabah mengakses layanan perbankan secara langsung tanpa pengeluaran tambahan.

“Dengan Livin’ Call, nasabah bisa menghubungi pusat layanan secara gratis melalui aplikasi kami. Ini memudahkan akses informasi maupun bantuan terkait transaksi perbankan,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Fitur Bisa Diakses 24 Jam dan Global

Layanan Livin’ Call aktif selama 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, sehingga siap memberikan dukungan kebutuhan nasabah dalam kondisi apa pun. Aplikasi ini juga mendukung akses dari luar negeri tanpa dikenai biaya sambungan internasional, memastikan nasabah tetap terhubung dengan bank tanpa hambatan tambahan.

Integrasi Teknologi untuk Keamanan dan Efisiensi

Platform Livin’ Call telah diperbarui dengan fitur kecerdasan buatan (AI) serta verifikasi langsung guna meningkatkan keamanan. Perubahan ini diharapkan memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat, responsif, dan andal. “Kami ingin menjamin penggunaan layanan yang lebih efisien melalui satu platform terpadu,” tambah Timothy.

Cara Mengakses Fitur Livin’ Call

Nasabah dapat menggunakan Livin’ Call sebelum login dengan menekan tombol “Livin’ Call by Mandiri Bebas Pulsa” di bagian atas aplikasi. Selain itu, fitur ini juga tersedia setelah masuk ke aplikasi, dengan langkah memilih menu “Lihat Semua” di Transaksi Favorit lalu mengaktifkan opsi Livin’ Call. Setelah terhubung, pengguna cukup memilih bahasa Indonesia atau Inggris, serta jenis layanan yang diperlukan, untuk langsung berbicara dengan agent call center Bank Mandiri.

Kinerja Aplikasi Livin’ by Mandiri

Sejak awal tahun 2026, Livin’ by Mandiri telah mencatat lebih dari 738,7 juta transaksi, naik sekitar 28 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mencerminkan peningkatan penggunaan layanan digital oleh masyarakat untuk kebutuhan transaksi harian. Timothy Utama menambahkan bahwa ekosistem digital yang terintegrasi memperkuat responsivitas informasi serta konsistensi kualitas layanan di semua saluran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *