Sudin LH Jakbar angkut sampah yang menumpuk di Rusun Tambora

Sudin LH Jakbar angkut sampah yang menumpuk di Rusun Tambora

Jakarta – Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat mengirimkan sekitar 100 petugas dan satu unit truk besar untuk mengangkut sampah yang menumpuk di saluran pembuangan vertikal Rusun Tambora, Angke. Kepala Sudin LH Jakbar, Achmad Hariadi, menjelaskan bahwa pengumpulan sampah hingga lantai enam gedung Rusun tersebut disebabkan oleh penghalang di lorong pembuangan sampah.

“Kira-kira 100 tenaga kerja dari Lingkungan Hidup Jakarta Barat, didampingi PPSU, serta satu unit truk besar diterjunkan. Ada empat shaft sampah di sana, dua di antaranya sedang dipakai, satu telah hampir selesai, dan satu lainnya menyimpan sekitar 2 kubik,” ujar Hariadi saat diwawancarai.

Menurut Hariadi, pengangkutan sampah yang tertunda mengakibatkan penumpukan yang terjadi dari lantai pertama hingga enam. “Karena sampah belum terangkut, maka yang di atas tertahan oleh yang di bawah. Kami telah meminta Kasatpel untuk mengambil tindakan bersamaan serta memberikan sosialisasi kepada warga dan penghuni Rusun tentang pemilahan sampah,” tambahnya.

Dalam upaya mengatasi masalah ini, Sudin LH juga mendorong pembentukan bank sampah di area Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat. Mereka sedang mengusulkan hal tersebut ke Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) I Tambora. Menurut Hariadi, keberhasilan bank sampah tergantung pada keterlibatan pemangku kepentingan seperti masyarakat, petugas kebersihan, dan pihak terkait lainnya.

Sebelumnya, sampah di saluran vertikal Rusun Tambora menumpuk hingga lantai enam pada Selasa. Hal ini terjadi karena penundaan pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Kesulitan tersebut memengaruhi proses pengangkutan dari pintu keluar trash chute lantai satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *