Solution For: Gubernur Kalteng: Cegah penimbunan dan tak perlu “panic buying” BBM

Gubernur Kalteng: Masyarakat Tidak Perlu Panik Beli BBM

Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengajak warga tetap tenang dan menghindari pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan. Ia menekankan bahwa kondisi pasokan BBM saat ini stabil, sehingga tidak perlu ada kepanikan di tengah masyarakat.

Dalam pidatonya di Palangka Raya, Rabu, Agustiar juga mengingatkan untuk tidak tergoda oleh isu kelangkaan BBM. Menurutnya, penimbunan bahan bakar oleh oknum tertentu bisa dihindari jika masyarakat lebih waspada. “Situasi saat ini sudah stabil, sehingga masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut,” kata dia.

“Jika masyarakat melihat atau mengetahui ada oknum yang menimbun BBM, segera laporkan kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM secara intensif bersama instansi terkait. Tujuannya adalah memastikan pasokan bahan bakar sampai tepat sasaran dan tidak terganggu oleh praktik tidak sehat. Menurut Agustiar, tugas pengawasan ini tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif warga.

Ia meminta masyarakat untuk terlibat dalam mengontrol distribusi BBM. Dengan adanya pengawasan dari pihak kecil, proses penyaluran bisa lebih efektif. Gubernur juga menyatakan siap mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang sengaja melakukan penimbunan BBM demi keuntungan pribadi.

Langkah cepat akan diambil jika ditemukan pelanggaran dalam distribusi, termasuk kemungkinan pencabutan izin operasional SPBU yang terbukti melanggar aturan. “Kami siap mengambil langkah yang diperlukan untuk menjamin kelancaran distribusi BBM,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *