Special Plan: BSKDN perkuat langkah pemda tekan angka pengangguran

BSKDN Tegaskan Pentingnya Evaluasi Kinerja Daerah untuk Mengurangi Tingkat Pengangguran

Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri mengadakan acara Presentasi Kepala Daerah sebagai bagian dari apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam upaya menurunkan angka pengangguran. Yusharto Huntoyungo, sebagai ketua BSKDN, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan alat strategis untuk meningkatkan pengelolaan pemerintahan daerah yang berfokus pada hasil dan kinerja. “Penilaian ini tidak hanya memperhatikan angka yang dicapai, tetapi juga mengukur kualitas kebijakan, inovasi, serta dampak nyata yang dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu.

BSKDN Koordinasi dengan Tim Penilai Lintas Sektor

Kelengkapan kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah dari berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas kinerja daerah yang terukur, berdampak, dan berkelanjutan. Yusharto menjelaskan bahwa penilaian dalam acara apresiasi ini mencakup empat aspek utama, yakni pengurangan tingkat pengangguran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengentasan kemiskinan, serta pengurangan stunting.

Dalam dimensi penurunan tingkat pengangguran, BSKDN berperan aktif dalam mengkoordinasikan proses penilaian dengan menggandeng tim dari kementerian/lembaga, akademisi, dan praktisi bidang ketenagakerjaan. Kegiatan ini diadakan secara daring melalui Command Center BSKDN di Jakarta, dengan pembagian wilayah menjadi enam daerah administratif, yaitu Sumatera, Jawa-Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara-Maluku, dan Papua.

Ekosistem Pembelajaran Bersama untuk Kemajuan Wilayah

Yusharto menekankan bahwa pengangguran adalah indikator penting dalam menilai tantangan pembangunan yang harus dihadapi secara berkelanjutan. “Penurunan angka pengangguran tidak hanya relevan secara ekonomi, tetapi juga krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan daerah dalam mengatasi masalah pengangguran sangat bergantung pada kepemimpinan yang berkualitas, implementasi program yang efektif, serta kemampuan memanfaatkan potensi lokal. Melalui presentasi ini, kepala daerah atau wakilnya menyampaikan pencapaian, strategi, dan inovasi yang dilakukan. Forum ini bertujuan sebagai ruang berbagi praktik terbaik (best practices) serta mekanisme evaluasi yang lebih kontekstual.

“Kegiatan ini bukan sekadar menentukan daerah terbaik, tetapi juga untuk membangun ekosistem pembelajaran antar wilayah,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *