Main Agenda: Sulbar dan JICA kerja sama infrastruktur teknologi mitigasi bencana
Sulbar dan JICA Kerja Sama Infrastruktur Teknologi Mitigasi Bencana
Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyatakan bahwa langkah kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) selaras dengan visi pembangunan daerah hingga tahun 2026, yang menekankan ketangguhan terhadap bencana sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi dan sosial. Pemerintah provinsi tersebut menyoroti pentingnya sinergi teknologi internasional dengan kesiapsiagaan lokal untuk mewujudkan pembangunan yang harmonis.
“Kerja sama ini bertujuan memperkuat infrastruktur teknologi mitigasi bencana guna mengurangi risiko dampak gempa bumi di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan seismik tinggi,” ujar Murdanil, Kepala Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulbar, di Mamuju, Rabu.
Proyek demonstrasi sistem seismometer canggih yang dikembangkan bersama JICA di Mamuju diharapkan menjadi contoh penerapan pendeteksi gempa yang lebih responsif dan akurat. Murdanil menekankan bahwa teknologi ini bukan sekadar alat pendeteksi, tetapi merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
Menurut Murdanil, keberadaan sistem seismometer dari JICA dimulai dari penguatan aspek kesejahteraan sosial, dengan fokus pada keamanan warga terhadap ancaman bencana. Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari Biro Pemkesra akan memastikan kesuksesan proyek tersebut.
Suhardi Duka menyampaikan bahwa integrasi sistem ini berpotensi meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat secara signifikan. “Semua pihak diharapkan berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan proyek ini demi keselamatan bersama dan pertumbuhan daerah yang berkelanjutan,” tuturnya.