Meeting Results: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun
Pernyataan Menteri ESDM
Di Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan pernyataan bahwa pemerintah tidak akan melakukan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi hingga akhir tahun 2026. Meskipun situasi harga minyak global masih fluktuatif, ia menegaskan bahwa pasokan BBM di Indonesia tetap stabil.
“Stok bahan bakar kita berada di atas standar minimum, baik untuk Solar, bensin, maupun LPG. Insya Allah, pasokan aman,” jelas Bahlil setelah pertemuan terbatas dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Kamis (16/4/2026).
Ia menambahkan bahwa keputusan tersebut telah disepakati berdasarkan arahan presiden, sehingga harga BBM subsidi akan tetap terjaga hingga akhir tahun, tanpa peningkatan signifikan.
Harapan terhadap Harga Minyak Dunia
Bahlil juga mengungkapkan keinginan agar harga minyak mentah global tidak melebihi US$ 100 per barel, agar tidak memberatkan anggaran pemerintah. “Dengan harga ICP sekitar US$ 77 per barel, kenaikan sebesar US$ 7 sudah tercover dalam APBN,” terangnya.
Menurut data Refinitiv, Kamis (16/4/2026), harga Brent kontrak terdekat mencapai US$ 95,19 per barel, sedikit lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di US$ 94,93. Sementara WTI tercatat US$ 91,60 per barel, naik dari US$ 91,29 pada hari Rabu.
Kondisi Pasar Minyak
Harga minyak dunia cenderung melemah pada perdagangan pagi hari tersebut, setelah pelaku pasar mengantisipasi peluang penyelesaian konflik geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Meski risiko global masih menghantui, adanya harapan dialog baru membuat fluktuasi harga stabil.