Special Plan: Menkeu Inggris Kecam Trump Plin-plan Perangi Iran: Tak Jelas Tujuannya

Menkeu Inggris Kecam Trump Plin-plan Perangi Iran: Tak Jelas Tujuannya

Pelanggaran Kebijakan AS

Rachel Reeves, Menteri Keuangan Inggris, mengkritik kebijakan pemerintahan Donald Trump terkait upaya perang di Iran. Ia menyoroti ketidakjelasan tujuan konflik tersebut dan dampak ekonominya. Reeves menekankan pentingnya deeskalasi segera, karena penutupan Selat Hormuz membawa risiko terhadap stabilitas ekonomi global.

Perubahan Tujuan Konflik

Reeves menyatakan bahwa tujuan AS dalam perang di Iran terus berubah. Mulai dari mengganti pemerintahan, melindungi sekutu regional hingga menghentikan program nuklir Teheran. “Konflik ini belum membuktikan bahwa dunia menjadi lebih aman. Selama enam minggu terakhir, masih ada ketidakjelasan tentang tujuan akhirnya,” ujarnya dalam wawancara dengan CNBC, Rabu (15/4).

“Saya ragu apakah konflik ini benar-benar meningkatkan keamanan global. Tujuan perang terus bergeser, dan itu berisiko menambah ketegangan,” kata Reeves.

Dampak Ekonomi Jangka Panjang

Dalam wawancara tersebut, Reeves juga menyebutkan kerusakan besar yang terjadi pada fasilitas minyak dan gas di Timur Tengah. Ia menambahkan bahwa meskipun konflik segera berakhir, efeknya akan terus dirasakan. “Kerusakan sudah terjadi, dan dampaknya bisa berlangsung lama,” imbuhnya.

Krisis Pertumbuhan dan Inflasi

Reeves menyebut bahwa IMF memprediksi Inggris, sebagai negara importir gas, akan mengalami penurunan pertumbuhan terbesar di antara negara-negara kaya. Namun, ia yakin Inggris bisa melebihi proyeksi tersebut jika perang berakhir. “Pertumbuhan ekonomi akan lebih baik, dan inflasi lebih rendah jika konflik dihentikan,” tegasnya.

Upaya Diplomatik

Sebagai negara tetap menjaga hubungan kuat dengan AS, Reeves mengakui bahwa Inggris tidak selalu sepakat dengan semua kebijakan Washington. Namun, ia lantang mendorong kembali negosiasi diplomatik antara AS dan Iran. “Diplomasi adalah kunci. Kebijakan ekonomi terbaik, baik bagi Inggris maupun dunia, adalah de-eskalasi dan pembukaan kembali Selat Hormuz,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *