Jumat pagi – banjir satu meter lebih rendam Kebon Pala Jaktim
Jumat Pagi, Banjir Satu Meter Lebih Merendam Kebon Pala Jaktim
Wilayah permukiman warga Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, mengalami genangan air yang cukup tinggi, mencapai sekitar 100 hingga 110 sentimeter, pada Jumat pagi. Ketinggian air terus meningkat sejak tengah malam, membuat beberapa rumah warga di daerah rendah terendam. Menurut Sanusi, Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, kondisi tersebut terjadi karena hujan deras yang turun sejak Kamis malam.
“Air mulai naik sekitar pukul 02.00, mungkin karena hujan kemarin. Hujan hampir setiap hari, biasanya sore hari,” ujarnya.
Sanusi menuturkan, banjir di area Kebon Pala sering berulang dalam beberapa hari terakhir. Pola hujan yang terus-menerus membuat genangan sulit surut optimal, sehingga air kembali meluap saat intensitas curah hujan tinggi. Meski tinggi air mencapai satu meter, hingga saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing, tanpa mengungsi.
Kondisi dianggap masih aman dan terkendali. Sanusi memastikan bahwa warga kawasan tersebut sementara menunggu air surut sambil memantau perkembangan banjir. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan peringatan dini mengenai potensi banjir rob pada 17 hingga 23 April 2026 di daerah pesisir utara Jakarta.
Penyebab Potensi Banjir Rob
Peringatan tersebut dipicu oleh fase bulan baru pada 17 April dan perigee pada 19 April 2026. Fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum, sehingga meningkatkan risiko banjir rob. BPBD DKI menyiagakan layanan darurat 112 untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.
Warga juga dapat memantau peringatan dini melalui kanal resmi BPBD DKI dan situs pemantauan banjir milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Aktivitas masyarakat terganggu akibat banjir, tetapi kondisi keamanan masih terjaga hingga saat ini.