Latest Program: Tak Hanya Pesawat Tempur, Presiden Korsel Ajak Prabowo Kerja Sama Ini
Tak Hanya Pesawat Tempur, Presiden Korsel Ajak Prabowo Kerja Sama Ini
Seoul, dalam acara Makan Siang Kenegaraan di Young Bin Gwan, area Blue House, Rabu (1/4/2026), Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengundang Prabowo Subianto untuk berkolaborasi di bidang industri perkapalan. Kedua pemimpin negara sepakat meningkatkan hubungan bilateral hingga puncaknya, dengan fokus pada sinergi di berbagai sektor.
Pada kesempatan tersebut, Lee Jae Myung menyebutkan bahwa kerja sama menyeluruh antara kedua negara akan berdampak pada kemakmuran bersama, terutama dalam keamanan, pertahanan, ekonomi, inovasi, budaya, dan kreativitas. Ia juga menekankan dukungan Prabowo terhadap perusahaan Korea Selatan, yang membantu mencapai visi Indonesia Emas.
“Saya juga menantikan kerja sama investasi strategis yang kuat melalui Danantara Fund yang telah berkembang menjadi dana kedaulatan berskala global,” ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden Lee menyebut proyek yang sukses dijalankan bersama, yaitu pengembangan pesawat tempur KAI KF-21 Boramae. Pesawat generasi 4.5 ini memiliki kemampuan semi-stealth dan merupakan hasil kolaborasi antara Korea Selatan dan Indonesia sejak 2015.
Seoul berencana menandatangani kesepakatan ekspor 16 unit pesawat tersebut ke Indonesia. Menurut laporan Yonhap News Agency, program KF-21 dimulai tahun 2015 untuk menghasilkan jet tempur supersonic buatan dalam negeri. Model produksi pertama pesawat ini diluncurkan pekan lalu, menandai langkah penting dalam kerja sama pertahanan kedua negara.
Dalam kesempatan lain, Lee Jae Myung juga menyebutkan potensi kerja sama kemitraan untuk menghubungkan big data Indonesia dengan teknologi AI Korea Selatan. Ia menargetkan sinergi dalam masyarakat berbasis AI yang inklusif.