Latest Program: Tentara Amerika Tergantung Starlink, Elon Musk Sudah Tak Tergantikan
Tentara Amerika Serikat Tergantung pada Starlink, Elon Musk Tak Bisa Digantikan
Sebuah insiden dalam latihan militer Angkatan Laut AS menunjukkan tingkat ketergantungan yang besar terhadap jaringan internet Starlink. Sebanyak 24 kapal otonom mengambang di lepas pantai California setelah gangguan pada layanan Starlink menyebabkan operasi mereka terhenti selama hampir satu jam, menurut laporan Reuters.
Gangguan Starlink Picu Kesulitan Operasional
Dalam latihan tersebut, kapal robot milik Angkatan Laut AS sempat terombang-ambing akibat masalah koneksi Starlink. Laporan menyebutkan bahwa insiden ini bukan kali pertama, dengan beberapa latihan sebelumnya juga terganggu karena kegagalan jaringan satelit milik SpaceX. Starlink, yang merupakan layanan internet satelit, menjadi bagian tak terpisahkan dari operasi militer modern.
“Jika tidak ada Starlink, pemerintah AS tidak memiliki akses komunikasi berbasis satelit di orbit Bumi rendah,” kata Clayton Swope dari Aerospace Security Project at the Center for Strategic and International Studies.
Kapal otonom yang memanfaatkan Starlink terdiri dari perusahaan seperti BlackSea dan Saronic. Mereka digunakan untuk berbagai aktivitas militer, termasuk mengendalikan senjata otonom di laut maupun udara. Selain itu, Starlink juga berperan dalam pemantauan dan komunikasi strategis.
Starlink dan Monopoli Industri Peluncuran
Starlink, yang dikelola oleh SpaceX, telah memonopoli sebagian besar industri peluncuran wahana luar angkasa. Pada April 2025, latihan militer dengan drone dan kapal otonom sempat berhenti total akibat gangguan koneksi dari layanan ini. Bahkan, Angkatan Udara AS (Space Force) mengalihkan proyek peluncuran GPS mereka dari perusahaan patungan Boeing dan Lockheed Martin ke Starlink.
Chief Information Officer Kristen Davies dari Departemen Pertahanan mengklaim bahwa ketergantungan militer AS pada Starlink tidak sebesar yang dibayangkan. “Departemen Pertahanan menggunakan jaringan yang luas dan terdiri dari sistem yang andal serta kuat,” ujarnya.
Dengan fungsinya yang vital, Starlink terus menjadi pilar penting dalam operasi militer dan pemerintahan AS, meskipun ada pertanyaan mengenai tingkat keandalan layanan tersebut. Elon Musk, pemilik SpaceX, dinilai memiliki peran yang tidak tergantikan dalam memastikan ketersediaan teknologi satelit ini.