Meeting Results: Rencana pemasangan Catra di Borobudur dalam pembahasan

Rencana Pemasangan Catra di Borobudur Masih dalam Pembahasan

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan rencana pemasangan Catra di Candi Borobudur belum final dan sedang dievaluasi lebih lanjut. Dalam pernyataannya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (17/4) malam, setelah acara Kirab Pusaka Nusantara, ia menjelaskan bahwa penginstalan akan dilakukan tepat waktu, dengan memperhatikan keinginan masyarakat, khususnya umat Buddha.

“Kehadiran Catra adalah bagian dari konsep living heritage, yang saat ini juga didukung UNESCO,” kata Fadli Zon. “Situs budaya tidak hanya menjadi monumen statis, tetapi juga berkembang bersama masyarakat, sambil menjaga nilai sejarahnya.”

Ia menegaskan bahwa Catra yang akan dipasang menggunakan bahan perunggu, bukan batu seperti asli candi. Bahan ini dipilih karena dianggap lebih fleksibel dan umum diterapkan di berbagai tempat ibadah Buddha di berbagai negara, seperti India, Thailand, Vietnam, Kamboja, dan Myanmar.

Menurutnya, pemasangan Catra diperkirakan belum bisa dilakukan sebelum perayaan Waisak tahun ini. Rencana ini masih memerlukan beberapa tahapan, seperti evaluasi dampak dan uji kelayakan, agar prosedur lengkap terpenuhi. Selain itu, upaya ini bertujuan mempromosikan Borobudur dan menjawab harapan komunitas Buddha yang telah menyampaikan aspirasinya selama waktu yang lama.

Fadli Zon berharap pengadaan Catra dapat meningkatkan daya tarik kawasan Borobudur secara wisata sejarah dan spiritual. Dengan jumlah umat Buddha global mencapai 500 juta hingga 600 juta orang, ia yakin potensi kunjungan sangat besar. Bahkan, jika hanya satu persen dari jumlah tersebut yang datang, bisa mencapai lima hingga enam juta wisatawan.

Pemerintah menargetkan Borobudur tidak hanya menjadi warisan dunia, tetapi juga pusat kegiatan budaya dan spiritual yang dinamis serta berkelanjutan melalui inisiatif ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *