Important News: Pernyataan Khamenei via Telegram: AL Iran Siap Kalahkan Pasukan AS
Khamenei Beri Peringatan: Iran Siap Hadapi Serangan AS di Selat Hormuz
Tindakan Terbaru Iran di Selat Hormuz
Pada Jumat (17/4), Pusat Komando Militer Iran kembali menutup Selat Hormuz setelah sempat dibuka sehari sebelumnya. Penutupan ini dilakukan sebagai respons terhadap blokade yang masih berlangsung oleh Amerika Serikat di wilayah tersebut. Dalam pernyataan via Telegram, yang diterbitkan Sabtu (18/4), pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyatakan bahwa Angkatan Laut Iran bersiap untuk menghadapi pasukan AS.
Peringatan dari Khamenei
“Angkatan laut Iran yang berani siap untuk membuat musuh merasakan pahitnya kekalahan baru,” demikian pernyataan Khamenei yang dipublikasikan di saluran Telegram-nya.
Khamenei, putra dari almarhum eks imam besar Iran Ayatullah Ali Khamenei, belum terlihat di depan umum sejak sebelum serangan AS-Israel ke Teheran pada awal Ramadan 1447 H atau akhir Februari lalu.
Insiden Penembakan di Selat Hormuz
Aljazeera melaporkan bahwa kapal-kapal perang Iran menembaki sebuah tanker di Selat Hormuz hari ini, berdasarkan informasi dari Badan Keamanan Maritim Perdagangan Inggris (UKMTO). Insiden terjadi setelah militer Iran membatalkan rencana membuka jalur tersebut. Kapten tanker mengatakan bahwa dua kapal dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mendekatinya 37 kilometer timur laut Oman.
UKMTO: Serangan Tanpa Peringatan
Pernyataan UKMTO menyebutkan bahwa kapal-kapal tersebut “kemudian menembaki kapal tanker” tanpa memberi peringatan radio. “Kapal tanker dan awaknya dilaporkan selamat. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan,” tambah UKMTO dalam laporan daring.
Threat dari Iran terhadap Blokade AS
Sebelumnya, Teheran mengancam akan menutup Selat Hormuz kembali jika AS tidak mengakhiri blokadenya. Meski membuka jalur pada Jumat pekan lalu, AS tetap mempertahankan penghalang di depan selat. Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua Parlemen Iran, menegaskan bahwa Iran akan menutup kembali jalur tersebut jika blokade terus berlanjut. “Jika blokade ini terus berlanjut, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka,” tulisnya di X, melansir AFP. Ia menambahkan bahwa akses melalui jalur air bergantung pada izin dari Iran.
Histori Blokade AS
AS memblokade seluruh pelabuhan Iran sejak Senin (13/4), dengan menghentikan pelayaran kapal dari dan ke pelabuhan tersebut. Khamenei menyebutkan bahwa ancaman ini adalah bagian dari upaya untuk menghadapi tindakan AS.