Special Plan: Trump Larang Keras Israel Bombardir Lebanon Lagi: Cukup Sudah!

Trump Larang Israel Lanjutkan Serangan ke Lebanon: “Cukup Sudah!!!”

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Israel untuk berhenti menyerang wilayah Lebanon. Perintah ini dikeluarkan setelah negosiasi antara Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan. Ini dianggap sebagai larangan terkuat yang diberikan AS terhadap Israel selama konflik dengan Iran.

“Israel tidak akan lagi mengebom Lebanon. Mereka dilarang melakukannya oleh AS. Cukup sudah!!!” kata Trump dalam unggahan di media sosial.

Pemerintah Benjamin Netanyahu, yang dipimpin oleh Perdana Menteri, belum merespons langsung pernyataan Trump, menurut laporan Reuters. Namun, Netanyahu menyatakan pasukan Israel akan tetap berada di daerah selatan Lebanon untuk menjaga dari ancaman terdekat.

“Ada beberapa langkah yang kami rencanakan terkait ancaman roket dan drone yang tersisa. Detailnya akan saya simpan untuk kemudian hari,” tambah Netanyahu.

Gencatan Senjata AS-Israel Berlaku Mulai Kamis Malam

Kesepakatan gencatan senjata yang disponsori AS mulai berlaku pada Kamis pukul 21.00 waktu setempat. Gencatan ini mengakhiri pertempuran yang berlangsung sejak 2 Maret, ketika Hizbullah menargetkan Israel utara untuk mendukung perjuangan Iran melawan AS dan Israel. Serangan tersebut memicu respons Israel yang telah menyebabkan kematian 2.000 warga Lebanon.

Netanyahu berharap gencatan senjata 10 hari ini bisa membuka peluang “perdamaian bersejarah” dengan Beirut. Namun, ia menegaskan bahwa Israel tetap menuntut dua syarat utama: pelucutan senjata Hizbullah dan perjanjian perdamaian abadi berdasarkan kekuatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *