Topics Covered: Hasto soal Bupati Malang Lantik Anak Kandung Jadi Kadis LH: Kurang Elok
Hasto Kritik Pelantikan Anak Kandung Bupati Malang sebagai Kadis LH
Bupati Malang M Sanusi menunjuk putra kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH). Hal ini menarik perhatian Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang mengatakan tindakan tersebut perlu dikritisi. Hasto mengungkapkan bahwa sistem meritokrasi harus diutamakan, bukan hanya kepentingan keluarga.
Kritik dari Fraksi PDIP
Ketua Fraksi PDI Perjuangan meminta seluruh anggota fraksi untuk menyampaikan pendapat terkait pelantikan. Hasto menjelaskan, “Kami meminta fraksi PDI Perjuangan mengevaluasi hal ini karena meritokrasi harus menjadi dasar dalam pengisian jabatan,” ujarnya.
Politik juga harus dimulai dari lingkungan keluarga, tetapi tidak boleh mengabaikan prinsip keadilan. Praktik yang tidak transparan seperti ini yang menjadi fokus kritik dari PDIP,” tambah Hasto.
Bupati Malang melakukan pelantikan 447 pejabat, termasuk Dzulfikar. Upacara ini berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Senin (13/4). Selain Dzulfikar, tiga pejabat lainnya juga dilantik, yaitu Nurrahman (Kepala Satpol PP), Sujarwo Ady Wijayanto (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), serta Astri Lutfiatunnisa (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan).
Mutasi dan pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan. Pemkab Malang berkomitmen menjalankan manajemen kepegawaian secara sistematis,” kata Sanusi dalam pidatonya.
Hasto menyebut pelantikan tersebut “kurang elok” dalam bahasa Jawa. Ia menyoroti ketimpangan jika orang tua menjadi bupati sementara anaknya menjabat kepala dinas. Meski demikian, ia menegaskan bahwa keluarga tetap menjadi tempat awal pendidikan politik.
Lihat Video: Kritikan Hasto terhadap Bupati Malang yang Melantik Anak Kandung Jadi Kadis LH