Meeting Results: Politik sepekan, Prabowo ketemu Putin hingga JK minta maaf

Politik sepekan: Prabowo ketemu Putin hingga JK minta maaf

Jakarta – Berbagai informasi politik terkini telah disampaikan oleh Kantor Berita Antara. Berikut ini lima berita terpopuler dalam seminggu terakhir yang layak dipelajari kembali sebagai bahan referensi akhir pekan.

Konsultasi dengan Putin terkait dinamika geopolitik

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, untuk mendiskusikan perubahan cepat dalam situasi geopolitik global. Dalam sesi tersebut, ia menyampaikan bahwa kondisi politik dunia terus bergerak dinamis, sehingga perlunya masukan dari pihak Rusia.

“Kemudian Yang Mulia, saya juga datang untuk konsultasi karena situasi geopolitik dunia mengalami perkembangan serta perubahan yang berlangsung cepat,” ujar Prabowo dalam siaran langsung dari Sekretariat Presiden, Senin.

Survei Cyrus: Dukungan MBG tetap tinggi

Hasil survei nasional Cyrus Network menunjukkan sebagian besar masyarakat tetap mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski menginginkan peningkatan dalam pelaksanaannya untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.

“Sebanyak 65,4 persen masyarakat mendukung Makan Bergizi Gratis, artinya 2 dari 3 rakyat Indonesia masih memberikan harapan program ini. Namun 45,6 persen menginginkan perbaikan dalam implementasi. Jumlah ini cukup besar, hampir 70 persen dari pendukung MBG menginginkan perbaikan,” kata Syahril Ilhami, peneliti utama Cyrus Network, dalam paparan daring di Jakarta, Selasa.

Laporan Bahlil soal kerja sama energi dengan Rusia

Di Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo menerima laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengenai hasil negosiasi kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia, termasuk pembelian minyak mentah.

“Beliau (Menteri ESDM, red.) melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan menteri energi Rusia, serta hasilnya Beliau laporkan kepada Bapak Presiden baru saja,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Kamis sore.

Regulasi baru untuk meningkatkan ketahanan pangan

Presiden RI Prabowo Subianto menerbitkan tiga regulasi baru untuk mempercepat peningkatan ketahanan pangan nasional sebagai fondasi mewujudkan kemandirian bangsa.

“Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, perlu dukungan penyediaan infrastruktur pascapanen di berbagai wilayah Indonesia,” tulis Perpres Nomor 14 Tahun 2026 yang dikutip dari laman Kementerian Sekretariat Negara, Jumat.

Jusuf Kalla minta maaf atas penjelasan terlambat

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla mengakui kesalahan karena baru saja memberikan penjelasan mengenai isu-isu viral yang berkembang terkait dirinya.

“Pertama, saya minta maaf karena baru hari ini saya dapat menjelaskan masalah-masalah yang viral sekarang ini, karena saya subuh tadi baru pulang dari Jepang,” ujar JK dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *