Potret Israel Bombardir Negara Arab – Korban Tewas Berjatuhan
Potret Israel Bombardir Negara Arab, Korban Tewas Berjatuhan
Sebuah ledakan mengguncang gedung di Beirut, Lebanon, Selasa, sebagai dampak dari serangan Israel yang terjadi saat konflik antara AS dan Israel dengan Iran semakin memanas, serta meningkatnya ketegangan dengan Hizbullah.
Selama dua serangan pada Rabu (1/4/2026), Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat minimal tujuh korban jiwa dan 24 luka, termasuk serangan terhadap kendaraan di area selatan kota serta wilayah ibu kota. (REUTERS/Mohammad Yassine)
Serangan tersebut merupakan bagian dari eskalasi operasi militer Israel di Lebanon, yang telah mengakibatkan kematian minimal 1.200 orang dan memaksa sekitar 1,2 juta penduduk untuk mengungsi. (REUTERS/Mohammad Yassine)
Lebanon terlibat dalam konflik Timur Tengah setelah Hizbullah meluncurkan rudal ke Israel sebagai bentuk dukungan kepada Teheran, dua hari setelah Iran menjadi target serangan dari Israel dan Amerika Serikat, yang memicu respons militer Israel.
Angkatan bersenjata Israel melaporkan telah melakukan dua serangan terpisah di wilayah Beirut, yang ditujukan pada seorang komandan utama Hizbullah dan anggota senior kelompok yang bersekutu dengan Iran. Namun, identitas korban serta kepastian kematian mereka belum diungkapkan. (REUTERS/Alkis Konstantinidis)
Menurut NNA, kantor berita Lebanon, satu serangan mengenai kendaraan di wilayah Khaldeh, selatan Beirut, menyebabkan dua korban tewas dan tiga luka. Serangan kedua terjadi di Jnah, Beirut, dengan lima orang tewas dan 21 luka. (REUTERS/Stringer)
Sampai saat ini, Hizbullah belum memberikan pernyataan resmi mengenai insiden tersebut. (REUTERS/Stringer)