Latest Program: Daftar Negara Sahabat Dekat Iran, Rusia hingga China

Negara-Negara Pemegang Perjanjian Strategis dengan Iran

Dalam situasi ketegangan di Timur Tengah, Iran memiliki beberapa negara yang menjalin kerja sama erat. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa hanya kapal dari negara-negara “sahabat” yang diizinkan melewati Selat Hormuz. Negara-negara yang mendapat persetujuan termasuk China, Rusia, Irak, dan Pakistan. Hubungan dengan Korea Utara juga telah lama berlangsung, dengan kemitraan dalam teknologi senjata dan keamanan.

Rusia

Dilansir Al Jazeera, Rusia dan Iran meneken perjanjian kerja sama strategis pada Januari 2025. Kesepakatan ini mencakup bidang perdagangan, militer, serta ilmu pengetahahuan dan pendidikan. Selain itu, negara-negara tersebut berkomitmen untuk memperkuat koordinasi intelijen dan membangun koridor transportasi yang menghubungkan Rusia ke Teluk melalui Iran.

“Perjanjian ini membuka jalan bagi peningkatan kerja sama antara kedua negara,” ungkap sumber dari Al Jazeera.

Dalam latihan militer gabungan di Samudra Hindia pada akhir Februari lalu, Rusia dan Iran menunjukkan komitmen kebersamaan. Meski tidak ada klausul aliansi militer formal, perjanjian tersebut dianggap sebagai dasar untuk kolaborasi pertahanan.

China

China dan Iran telah meneken kesepakatan kerja sama 25 tahun sejak 2021, dengan tujuan memperluas hubungan di berbagai sektor, termasuk energi, serta menghubungkan Iran ke Proyek Inisiatif Jalur Belt and Road China. Kesepakatan ini dirancang sejak kunjungan Presiden Xi Jinping ke Iran pada 2016.

“Kita senang Iran dan AS telah mempercayai Pakistan sebagai perantara,” kata Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Pakistan juga dilaporkan menyampaikan proposal Washington ke Teheran untuk memediasi konflik antara AS-Israel dan Iran. Selain itu, Iran memberikan izin kepada kapal tanker Karachi milik Pakistan untuk melintasi Selat Hormuz.

Korea Utara

Dilansir DW, hubungan antara Korea Utara dan Iran berlangsung sejak revolusi 1979. Pyongyang aktif sebagai perantara perdagangan senjata, termasuk sistem rudal buatan dalam negeri, serta memberikan pelatihan militer kepada pasukan Iran sejak 1980-an.

“Iran, Korut, dan Irak menjadi poros kejahatan,” terang Presiden George W Bush pada 2002.

Kedekatan ini menyebabkan kedua negara dikategorikan sebagai sponsor terorisme. Baru-baru ini, Korea Utara mengkritik serangan AS-Israel terhadap Iran, menyebutnya mengancam stabilitas global.

Irak

Iran dan Irak telah meneken 14 perjanjian kerja sama bilateral sejak November 2024, menurut Anadolu Agency. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan bahwa ini menandai awal peningkatan kerja sama antara kedua negara tetangga.

“Kita sepakat membentuk komite ahli untuk merancang strategi jangka panjang,” tambah Pezeshkian.

Kerja sama ini difokuskan pada upaya mengatasi terorisme, menumpas kelompok Daesh/ISIS, dan meminimalkan penyelundupan lintas batas. Selain itu, negara-negara tersebut mengembangkan kerjasama di bidang keamanan.

Pakistan

Sebagai negara tetangga, Pakistan dan Iran memiliki hubungan yang stabil. Meski terjadi bentrok di perbatasan pada Januari 2024, hubungan segera diperbaiki. Pakistan juga bertindak sebagai perantara dalam pembicaraan antara AS-Israel dan Iran.

“Pakistan senang Iran maupun AS memberikan kepercayaan terhadap peran kami,” ujar Menteri Luar Negeri Ishaq Dar.

Kerja sama tersebut termasuk izin bagi kapal tanker Karachi milik Pakistan untuk berlayar melalui jalur yang ditentukan Iran di Selat Hormuz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *