Latest Program: Tubuh Manusia Bisa Disewa AI, Segini Bayarannya
Tubuh Manusia Bisa Disewa AI, Segini Bayarannya
Peluncuran platform bernama RentAHuman.ai oleh Alexander Liteplo menarik perhatian publik karena memungkinkan AI menyewa tubuh manusia untuk tugas-tugas fisik. Layanan ini membuka kemungkinan bagi mesin pemrosesan atau agen kecerdasan buatan untuk menyelesaikan aktivitas di dunia nyata melalui kontrak dengan orang-orang tertentu.
Peluang Baru untuk AI
Platform ini bertujuan membangun jaringan di mana AI dapat mencari dan membayar manusia untuk melaksanakan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan secara daring. Dalam dua hari setelah peluncuran, jumlah pendaftar mencapai 73.000 orang, meski hanya 83 profil yang aktif di fitur “cari manusia” saat ini.
“Robot butuh tubuh manusia,” ujar Liteplo, yang yakin startup-nya memiliki prospek besar.
Pendaftar berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari model OnlyFans hingga pemimpin perusahaan. Mereka diminta membuat profil dengan informasi lokasi, keahlian, dan “harga per jam” yang mereka tawarkan. Setelah itu, bot otonom akan memilih individu sesuai kebutuhan tugas.
Pembayaran dalam Aset Kripto
Pekerja yang disewa akan menerima bayaran dalam bentuk aset digital. Liteplo menginginkan platform ini membentuk ekosistem gig works baru, seperti Uber, yang diadopsi oleh startup lain di seluruh dunia, termasuk Gojek dan Grab di Indonesia.
Tugas yang diberikan beragam, mulai dari mengambil paket hingga menghadiri acara. Untuk menarik agen AI, Liteplo merancang website agar lebih ramah terhadap robot, memungkinkan interaksi langsung antara bot dan data server melalui Model Context Protocol (MCP).
Contohnya, AI bisa mempekerjakan manusia untuk memegang tulisan di media sosial dengan bayaran hingga US$ 100 (Rp 1.680.000), atau hanya US$ 1 (Rp 16.800) untuk berlangganan akun Twitter. Keberagaman tugas ini menunjukkan potensi aplikasi platform dalam berbagai skala.