Key Strategy: Pelatih Indonesia: Kegagalan di AFF U-17 jadi evaluasi ke Piala Asia

Pelatih Indonesia: Kegagalan di AFF U-17 Jadi Evaluasi untuk Piala Asia

Minggu malam, setelah pertandingan melawan Vietnam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan hasil imbang 0-0 sebagai pelajaran penting bagi tim menuju Piala Asia U-17. Ia menegaskan bahwa kegagalan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan strategi di masa depan.

“Kami menyiapkan game plan bertahan dan counter attack. Tapi saat melakukan serangan balik, hasilnya belum maksimal dan ini menjadi catatan sebelum kami bertanding di Piala Asia,” ujarnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Kurniawan mengakui bahwa timnya masih perlu meningkatkan transisi dari bertahan ke menyerang. Meski komposisi pemain dinilai cukup baik, ia menekankan bahwa pendekatan defensif dipilih karena Vietnam tampil agresif dalam dua pertandingan sebelumnya.

“Ketika kami bermain dengan lima pemain di belakang, dukungan ke depan memang lebih sedikit. Jadi kami harus memaksimalkan counter attack,” tambahnya.

Menanggapi kritik pelatih Vietnam yang menginginkan pertandingan lebih terbuka, Kurniawan menjelaskan bahwa strategi bertahan adalah bagian dari persiapan jangka panjang menuju Piala Asia. “Kami memang sengaja bermain defend counter. Kami tunggu mereka di area sendiri dan berharap bisa melakukan serangan balik,” kata pelatih asal Sidoarjo tersebut.

Di sisi lain, penjaga gawang Indonesia Abdillah Ishak yang tampil gemilang dalam laga tersebut mengungkapkan kepercayaan dari pelatih membuatnya lebih rileks. “Saya bermain lepas karena sudah diberikan kepercayaan oleh pelatih. Saya tidak mau membuat malu negara ini,” tuturnya.

“Yang paling menentukan ya harus dipercaya oleh tim pelatih, jadi saya harus bekerja keras saat latihan,” imbuh Abdillah.

Sementara itu, babak semifinal Piala AFF U-17 2026 akan mempertemukan Laos melawan Malaysia pada Rabu (22/4), pukul 15.30 WIB di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Laos lolos sebagai juara Grup B, sedangkan Malaysia menjuarai Grup A setelah mengalahkan Timor Leste 2-0 di laga penutup fase grup.

Vietnam akan menghadapi Australia di semifinal lainnya pada hari yang sama, pukul 19.30 WIB di stadion yang sama. Vietnam tampil sebagai juara Grup A dengan tujuh poin, sementara Australia melangkah ke babak semifinal sebagai pemuncak Grup C.

Kedua tim yang menang di semifinal akan bertemu di final pada 24 April. Tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga dalam kompetisi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *